BNNP DIY Bongkar Modus Sabu dalam Speaker, Mahasiswa Dibekuk
BNNP DIY mengungkap modus sabu disembunyikan dalam speaker di Bantul. Seorang mahasiswa ditangkap bersama sabu dan tembakau sintetis
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DIY akan melakukan patroli di beberapa daerah untuk mengurangi risiko terjadinya gangguan keamanan selama ramadan terutama kekerasan jalanan atau lazim disebut klitih.
Kepala Satpol PP DIY Noviar Rahmad menyampaikan pihaknya sedang berupaya mengantisipasi gangguan keamanan yang rawan terjadi selama ramadan.
“Yang perlu diantisipasi adalah kerawanan pada saat sahur. Itu yang kita upayakan terutama linmasnya yang kita gerakkan ini untuk mengawasi pada saat sahur,” ucapnya, Rabu (15/3/2023).
BACA JUGA : Kasus Klithih di Kotagede Terjadi Kedua Kalinya di Bulan Ramadan
Menurut Noviar, sejumlah tindakan selama ini rawan dilakukan masyarakat antara lain menyalakan petasan, dan perkelahian antar remaja atau lazim disebut klitih.
Untuk itu, Satpol PP DIY berupaya mengerahkan sejumlah satpol PP dan linmas di tiap kelurahan untuk turut serta menjaga keamanan. Selama ramadan akan dilakukan patroli dengan frekuensi 3-4 kali seminggu mulai tengah malam hingga menjelang sahur.
Nantinya patroli dilakukan di tiap kabupaten/kota di DIY, terutama daerah yang rawan terjadi gangguan keamanan, antara lain di Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS), serta sekitar Sumbu Filosofi, serta sekitar Stadion Maguwoharjo.
Terkait dengan waktu operasional tempat hiburan malam serta pengendalian peredaran miras selama ramadan, pihaknya masih menunggu edaran dari bupati/walikota.
Dia pun menghimbau agar seluruh lapisan masyarakat dapat turut serta menjaga keamanan selama ramadan. “Saya harapkan seluruh warga jogja untuk menjaga ketentraman dan ketertiban umum pada saat pelaksanaan ramadan, terutama pada orang tua mengawasi putra putrinya untuk menjalankan ibadah sesuai agamanya,” ucapnya.
BACA JUGA : Operasi Khusus Malam Puasa Disiapkan Satpol PP Jogja
Selain itu, dia juga mengimbau partisipasi orang tua dengan melakukan pengawasan terhadap anaknya selama bulan ramadan. “[Orang tua] agar tidak membiarkan anaknya berkeliaran dan mengganggu ketentraman dan ketertiban umum di wilayah masing masing,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BNNP DIY mengungkap modus sabu disembunyikan dalam speaker di Bantul. Seorang mahasiswa ditangkap bersama sabu dan tembakau sintetis
PSIM Jogja mendapat libur lebih panjang jelang musim baru. Van Gastel fokus pada pemulihan pemain sebelum Super League 2026/2027.
SIM Indonesia kini diakui di 8 negara ASEAN mulai 2025. Simak daftar negara dan aturan penting sebelum berkendara di luar negeri.
Fitur split-screen Android ternyata bisa meningkatkan produktivitas. Simak 11 cara memanfaatkan layar belah agar multitasking lebih praktis.
Indonesia mengirim delapan wakil ke Singapore Open 2026 untuk mengakhiri puasa gelar yang berlangsung sejak 2023.
Dinkes Gunungkidul menemukan 205 kasus baru TBC melalui program ACF TB yang melibatkan 30 puskesmas sejak April 2026.