SPMB SMA-SMK Bantul 2026 Dibuka, Simak Tahap Input Data dan Kuotanya
SPMB SMA-SMK Bantul 2026 mulai tahap input data. Kuota SMA dan SMK negeri mencapai 9.216 siswa untuk tahun ajaran 2026/2027.
Ilustrasi pemanfaatan resi gudang di Indonesia./Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL-Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (PUKMP2) Bantul akan melakukan integrasi pangan dan komoditas pertanian melalui Sistem Resi Gudang (SRG). Strategi ini dinilai efektif untuk menekan kenaikan harga dan kelangkaan komoditas pertanian.
Kepala Dinas PUKMP2 Bantul Agus Sulistiyana mengatakan, menjelang Ramadan harga bawang butuh dan merah mengalami kenaikan di wilayah setempat. Nilai kenaikannya bervariasi mulai dari Rp500-1.000 per kilogram.
Kedua komoditas itu disebut menjadi unsur penyumbang inflasi yang cukup tinggi di angka 0,8%. "Tetapi kami optimistis bahwa di kawasan pantai itu kan sekarang sudah mulai cocok untuk menanam bawang merah dan itu berhasil, bahkan secara bergilir setiap minggu panen," kata Agus, Rabu (22/3/2023).
BACA JUGA: Resi Gudang Tumbuh, Gudang SRG Jadi Peluang Usaha Baru
Agus mengatakan dalam rapat koordinasi bersama Gubernur DIY, Sri Sultan HB X, kepala daerah diimbau untuk melakukan kerja sama dengan wilayah lain dalam hal pengadaan komoditas pertanian. Pihaknya akan mulai mengkaji kemungkinan itu.
"Itu salah satu strategi juga, bagaiamana daerah itu melakukan kerja sama pengadaan bahan pokok dengan wilayah lainnya khusus untuk komoditas yang malah," ucapnya.
Selain itu, Dinas PUKMP2 kata Agus juga akan memaksimalkan kembali peran Sistem Resi Gudang (SRG) untuk mengatasi kenaikan harga bahan komoditas pokok. Petani diharapkan menitipkan hasil panennya terlebih dahulu saat panen raya agar harga tidak terlalu anjlok. Cara ini juga membuat komoditas pertanian yang dihasilkan wilayah Bantul tidak dijual ke luar daerah.
"SRG memang belum semua komoditas, tetapi ada gabah, kedelai, jagung kan bisa dititip ke sana. Ketika panen kan murah dan ketika murah dijual ke tengkulak atau yang lain, diharapkan nanti bisa disimpan dulu ketika panen raya," ucapnya.
Agus mengklaim bahwa kondisi stok bahan pangan di wilayah setempat cukup untuk memenuhi kebutuhan warga pada bulan Ramadan mendatang. Pihaknya akan senantiasa melakukan pemantauan di sejumlah pasar untuk melihat tren kenaikan harga dan segera melakukan intervensi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SPMB SMA-SMK Bantul 2026 mulai tahap input data. Kuota SMA dan SMK negeri mencapai 9.216 siswa untuk tahun ajaran 2026/2027.
PDAM Sleman jamin pasokan air bersih saat libur sekolah 2026 untuk hingga 450 ribu wisatawan, sekaligus antisipasi kemarau.
DIY kekurangan dokter paru, baru 37 dari kebutuhan 160. Akses layanan pasien terhambat, fasilitas kesehatan jadi sorotan.
Jadwal KRL Solo–Jogja Kamis 11 Juni 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, cek jam keberangkatan terbaru di sini.
Operasi gabungan di Bantul amankan 1.560 batang rokok ilegal. Imogiri jadi lokasi temuan terbesar.
Job Fair Jogja 2026 hadirkan 1.671 lowongan dari 43 perusahaan. Pemda DIY dorong generasi muda siap kerja global.