Jogja Siap Pecahkan Rekor MURI 1.000 Difabel Tuli
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
Ilustrasi tawuran./Antara
Harianjogja.com, SLEMAN—Maraknya kembali perang sarung yang saat ini menjurus ke aksi kriminal meresahkan masyarakat. Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, meminta aparat penegak hukum menindak tegas pelaku perang sarung ini.
Menurutnya, tindakan tersebut tidak terpuji dan melanggar hukum hingga meresahkan masyarakat. "Kalau sampai ada kejadian di Sleman, saya minta pihak berwajib untuk menindak tegas dan proses hukum pelakunya. Jangan sampai ini jadi budaya jika dibiarkan dan tidak ditegasi," ujarnya, Selasa (28/3/2023).
Pihaknya telah menginstruksikan Satpol PP dan Linmas untuk bekerja sama dengan pihak kepolisian dalam melakukan patroli untuk memastikan ketertiban umum bisa terjaga khususnya di suasana bulan suci Ramadan 1443 Hijriah.
"Kita semua ingin agar masyarakat merasakan aman, nayaman dan tenang saat beribadah di bulan Ramadan ini. Jangan sampai terganggu oleh aksi-aksi yang tidak terpuji seperti itu," katanya.
Ia juga meminta Kelompok Jaga Warga yang telah dibentuk di masing-masing kalurahan juga bisa ikut memperhatikan kejadian tersebut. "Kelompok jaga warga yang telah dikukuhkan di tiap-tiap kalurahan, juga ikut mengawasi, karena mereka ini yang dekat dengan lingkungan sekitar dan tentu lebih paham situasi dan kondisinya," ungkapnya.
BACA JUGA: Isi Lengkap Surat Edaran Menaker Soal THR 2023
Selain upaya pemerintah, Kustini juga meminta peran serta orang tua dalam mengawasi anaknya khususnya pada jam usai terawih hingga subuh. "Orang tua yang punya anak-anak remaja lebih serius diperhatikan. Kalau sudah waktunya pulang ya dipastikan sudah di rumah. Jangan sampai terlibat kegiatan semacam itu," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
Sebanyak 2.045 umat Buddha mengikuti Indonesia Tipitaka Chanting dan Asalha Mahapuja 2570 BE/2026 di Borobudur pada 24-26 Juli 2026.
Dewan Pendidikan Kota Jogja meminta materi pencegahan perilaku berisiko disampaikan secara humanis dan tidak diskriminatif.
Pelaku penggelapan motor di Wates ditangkap di Stasiun Tugu Jogja saat hendak kabur ke Purwokerto menggunakan kereta api.
Sebanyak 50 pasien mengikuti operasi sumbing bibir gratis di Bekasi yang digelar Sido Muncul dan Smile Train Indonesia.
PSEL Piyungan diperkirakan membutuhkan investasi Rp2 triliun dan ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2028 untuk mengolah 1.000 ton sampah per hari.