Nenek yang Lapar Dihakimi Massa karena Curi Kue di Pasar Niten, Begini Penjelasan Polres Bantul
Seorang nenek yang lapar dihakimi massa dan dipukuli setelah mencuri kue dari salah satu pedagang di Pasar Niten, Bantul, Sabtu (26/8/2023).
Salah satu pedalang Elisha Orcarus Alasso saat memberikan penjelasan seputar wayang./Pemkot Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Guna mengembangkan implementasi nilai-nilai luhur pada warisan budaya tak benda (WBTB), Pemerintah Kota Jogja melalui Dinas Kebudayaan terus mengenalkan seni budaya. Film animasi “Srikandi” menjadi sarana pengenalan melalui visual animasi yang lebih menyenangkan bagi generasi muda.
Pengenalan tersebut diselenggarakan mulai 28-29 Maret 2023 di Science Theater, Taman Pintar, Yogyakarta dan diikuti oleh berbagai peserta dari anak hingga remaja. “Kamu memberikan edukasi serta menyampaikan dengan cara yang lebih kekinian dan mudah dikenal,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Yetti Martanti pada Selasa, (28/3/2023).
Dirinya ingin mengajak mengenakan wayang melalui pendekatan yang berbeda tidak seperti pada pagelaran wayang pada umumnya yang masih tradisional. Meskipun begitu, anak-anak tersebut tidak harus menjadi dalang. “Anak-anak yang datang ke acara ini dan bisa menikmati dan melestarikan wayang saja sudah luar biasa,” katanya.
Baca juga: Besaran Kerugian Indonesia Usai Batal Gelar Piala Dunia U-20
Selain melihat film animasi, peserta juga diajak untuk bermain game yang seru. Seperti bedah tokoh wayang, tebak tokoh wayang, membuat wayang dari kertas serta menggerakkan wayang sesuai dengan sifat atau karakter wayang.
Kegiatan semacam ini diharapkan dapat memperdalam pemahaman serta edukasi mengenai wayang dengan menggandeng Dinas Pendidikan Kota Jogja sehingga optimalisasi lebih mudah di sekolah-sekolah.
“Melalui wayang, generasi muda bisa mengekspresikan dan berimajinasi. Wayang juga bisa menjadi contoh bagaimana mereka belajar mengenai arti tentang rasa sopan, sabar, tegas,” kata salah satu pedalang Elisha Orcarus Alasso. Dirinya terhadap kegiatan tersebut dapat menggairahkan ketertarikan dan menumbuhkan kreativitas. *
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seorang nenek yang lapar dihakimi massa dan dipukuli setelah mencuri kue dari salah satu pedagang di Pasar Niten, Bantul, Sabtu (26/8/2023).
Jadwal DAMRI YIA ke Jogja hari ini, tarif Rp80.000, rute lengkap menuju Sleman dan pusat kota.
Program Mas Jos di Tegalpanggung Jogja berhasil menekan volume sampah. Sistem transporter dan bank sampah kini berjalan lebih tertata.
Mobil listrik bekas makin diminati di tengah kenaikan harga BBM. Penjualan mobil diesel bekas justru melambat di pasar otomotif domestik.
Demo ojol Jogja hari ini berpotensi memicu kemacetan di Malioboro, Tugu, dan Ringroad Utara Sleman. Simak rute lengkap aksi damai driver online.
Jadwal SIM keliling Bantul Mei 2026 dibuka di Manding, Gilangharjo, dan Wukirsari. Cek lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.