14 SPPG di DIY Disuspend, BGN Tegaskan Tanpa SLHS Dilarang Operasional
Sebanyak 14 SPPG di DIY disuspend, terdiri dari 3 terkait dugaan keracunan MBG dan 11 karena belum memiliki SLHS.
Layanan KB Gratis di Kotagede, Jumat, (31/3/2023)./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Pemkot Jogja menggelar layanan keluarga berencana (KB) gratis untuk mengendalikan jumlah penduduk. Layanan tersebut digelar oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB).
Analis Kebijakan Ahli Muda Substansi Keluarga Berencana, Ummatul Baroroh menyampaikan pengendalian jumlah penduduk sangat penting dilakukan sebagai upaya menjaga keselamatan ibu dan anak serta kesejahteraan keluarga.
Dia menjelaskan saat ini usia subur di Kota Jogja mencapai 35.000 orang. Sehingga pelayanan KB ini sangat dibutuhkan. Kegiatan KB gratis ini digelar pada Jumat, (31/3/2023) lalu di PMB Melati IBI (Ikatan Bidan Indonesia) Kotagede.
"Kota Jogja lebih banyak menggunakan KB IUD, ini lebih mendominasi. Karena masyarakat sudah tahu bahwa metode kontrasepsi ini merupakan kontrasepsi jangka panjang, mudah dipasang dan jangka waktunya bahkan lebih 8-10 tahun," ucapnya dalam keterangan resminya dikutip, Minggu (2/4/2023).
Menurutnya ada tiga layanan dari KB gratis ini. Di antaranya metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) Ayodi/IUD, suntik KB, KB implan. Bagi warga Jogja yang mau memasang KB gratis bisa mendaftar lewat https://bit.ly/PMBIBIMelatiMKJP.
"Harapannya, layanan ini bisa membudayakan semuanya, tidak hanya melihat sebuah kebutuhan pasangan subur. Namun, sebagai bentuk pertimbangan bersama sehingga menjadikan keluarga yang berkualitas," ucap dia.
BACA JUGA: KB Berperan Penting Tingkatan Ekonomi Keluarga
Lebih lanjut dia menyampaikan, kegiatan ini sekaligus untuk mendukung program pemerintah menuju zero stunting 2024. Pelayanan KB gratis bagi Pasangan Usia Subur (PUS) yang belum ber-KB.
Kader KB RT 08, RW 03, Purbayan, Kotagede Sugiarti menyampaikan, warga Purbayan mendukung program KB dari pemerintah ini. Di wilayahnya ada sekitar 42 KK dengan PUS keluarga berencana aktif 21 orang dan PUS KB tidak aktif atau yang tidak menggunakan KB sebanyak enam orang. "Saya sebagai kader juga ikut menyampaikan ke warga bahwa pentingnya KB untuk kesejahteraan bersama," paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 14 SPPG di DIY disuspend, terdiri dari 3 terkait dugaan keracunan MBG dan 11 karena belum memiliki SLHS.
Mengusung konsep private villa premium, The Kharma Villas Yogyakarta menghadirkan empat tipe unit dengan pilihan satu hingga tiga kamar tidur.
Tiongkok menargetkan mobil otonom digunakan secara luas pada 2030 dan memperkuat industri kendaraan listrik pintar.
Sesosok jasad lansia asal Piyungan Bantul ditemukan di Sungai Opak Berbah Sleman usai dilaporkan hilang sejak Rabu.
Marc Márquez menjadi yang tercepat pada FP1 MotoGP San Marino 2026 dengan waktu 1:31,468, unggul 0,060 detik dari Marco Bezzecchi.
Olahraga 20 menit dapat membantu menjaga kemampuan memori setelah kurang tidur, menurut studi terbaru yang diterbitkan PNAS.