Imunisasi Anak Sekolah di Gunungkidul Tembus 96,8%, Penyisiran Masih Berlanjut
BIAS Gunungkidul mencapai 96%. Dinkes terus melakukan penyisiran untuk meningkatkan cakupan vaksinasi siswa kelas 1, 2, dan 5.
Pencermatan data pemilih. /Solopos-Burhan Aris Nugraha
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– KPU Gunungkidul menjadwalkan pleno penetapan Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pemilu 2024 pada Rabu (5/4/2023). Adapun tahapan daftar pemilih masih dalam proses penyusunan di setiap kapanewon.
Ketua KPU Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani mengatakan, proses pencocokan dan penelitian (Coklit) data pemilih berjalan dengan lancar. Kegiatan yang melibatkan sebanyak 2.816 petugas telah selesai pada 14 Maret 2023.
Meksi demikian, ia belum bisa memaparkan hasil dari coklit terhadap 621.410 warga yang masuk dalam daftar calon pemilih. “Pasti ada pengurangan karena data kependudukan sangat dinamis. Coklit dilakukan sebagai upaya memastikan jumlah penduduk yang akan menggunakan hak pilihnya di pemilu,” kata Hani kepada wartawan, Minggu (2/4/2023).
Menurut dia, setelah dilakukan coklit diwajibkan membuat rekap daftar hasil pemutakhiran (RDHP). Proses ini dilaksanakan secara berjenjang dari PPS, PPK, KPU di tingkat kabupaten, provinsi hingga KPU RI.
Sesuai dengan jadwal dalam pemutahkiran data pemilih, RDHP tingkat PPS dilaksankaan pada 30-31 Maret 2023. Selanjutnya, di tingkat PPK dilaksankaan 1-2 April 2023.
“Ini masih berlangsung di kapanewon. Rencananya rekap tingkat kabupaten dilakukan 5 April mendatang,” ungkapnya.
Hani menuturkan, didalam proses rekapitulasi ini nantinya ada pengurangan terhadap jumlah pemeilih yang tidak memenuhi persyaratan sesuai dengan temuan petugas coklit di lapangan. “Hasil rekapitulasi coklit akan diplenokan untuk ditetapkan sebagai DPS Pemilu 2024,” imbuhnya.
Selain proses DPHP, KPU Gunungkidul juga sedang melakukan proses verifikasi faktual perbaikan dukungan untuk bakal calon Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dari daerah pemilihan DIY. Anggota KPU Gunungkidul, Andang Nugroho mengatakan, sesuai dengan hasil pemeriksaan KPU DIY, ada dua bacalon DPD yang belum memenuhi persyaratan.
BACA JUGA: Buaya di Kali Oya Gunungkidul hingga Kini Masih Dicari
“Bakal calon DPD yang dukungannya masih kurang adalah Cinde Laras Yulianto dan Sindu Kurniawan,” katanya.
Menurut dia, KPU masih memberikan waktu untuk perbaikan guna memenuhi kekurangan dukungan yang ada. Adapun prosesnya sudah terlaksana sehingga diteruskan proses verifikasi faktual berkas dukungan perbaikan.
“Verfikasi faktual tahap dua ditargetkan selesai pada 8 April. Sekarang masih dalam proses pengecekan dukungan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BIAS Gunungkidul mencapai 96%. Dinkes terus melakukan penyisiran untuk meningkatkan cakupan vaksinasi siswa kelas 1, 2, dan 5.
Jadwal KRL Jogja–Solo September 2026 relasi Stasiun Tugu ke Palur lengkap di 13 stasiun, mulai pukul 05.05 WIB hingga perjalanan malam.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 13 September 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
iPhone 18 Pro, Pro Max, dan Duo sama-sama memakai A20 Pro. Cek perbedaan layar, kamera, baterai, dan harga ketiganya.
Andika Mahesa meminta publik tenang setelah Dodhy mengumumkan Kangen Band bubar. Ia akan menemui seluruh personel di Jakarta.
Pameran Nasirun digelar di Galeri Nasional Indonesia hingga 11 Oktober 2026, sekaligus menjadi pameran terakhir sebelum revitalisasi.