Simulasi Bencana di Kepatihan Tingkatkan Kesiapsiagaan Penyelamatan
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Kondisi jalur alternatif di Tempel-Pakem-Cangkringan pada Jumat (7/5/2021) siang yang sepi dari kendaraan pemudik. /Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, SLEMAN—Pada Lebaran 2023 diprediksi akan ada lonjakan 10% arus lalu lintas. Dinas Perhubungan Sleman menyiapkan sejumlah jalur alternatif untuk mengantisipasi kemacetan yang berpotensi terjadi di jalur perbatasan.
Kepala Bidang Angkutan dan Keselamatan Dinas Perhubungan Sleman, Marjana, menjelaskan dua jalur perbatasan DIY dengan Jawa Tengah yang berada di Sleman yakni jalan Magelang, Tempel dan Jalan Solo, Prambanan.
Di kedua jalur tersebut disiapkan jalur alternatif yang akan dipakai untuk mengantisipasi kemacetan. “Kalau yang dari Tempel ya Tempel-Pakem-Cangkringan-Kalasan-Prambanan. Terus yang tengah ke barat itu Mlati, Mbalangan, Dekso,” ujarnya, Selasa (4/4/2023).
Jalur alternatif tengah ke arah timur yakni Denggung-Mbesi-Koroulon-Klaten. Jalur alternatif arah Kulonprogo disediakan sepanjang jalan Godean-Nanggulan. Kemudian untuk kendaraan dari Prambanan, jalur alternatifnya sepanjang Prambanan-Piyungan.
Dishub Sleman juga telah mengecek kesiapan jalur-jalur alternatif tersebut. “Kemarin kami bersama Satlantas Polresta Sleman mengecek jalur alternatif yang ada di utara, Pakem, Cangkringan, Turi. Yang di terminal Pakem ke timur baru ada perbaikan,” katanya.
Meski demikian, ia memastikan perbaikan tersebut sudah selesai H-7 lebaran, sehingga tidak akan mengganggu pemudik. H-7 hingga H+7 Lebaran tim gabungan dari Dinas Perhubungan dan kepolisian akan menggelar operasi pengamanan selama 24 jam untuk mendukung kelancaran lalu lintas.
Jalur yang kerap macet seperti di Prambanan, akan dipantau dan diatur dengan Area Traffic Control System (ATCS). “Nanti kami bekerja sama dengan BPTD maupun Dishub DIY. Mereka yang mengoperasionalkan ATCS di simpang tiga Prambanan, bisa diubah waktunya, menyesuaikan kondisi,” ungkapnya.
Kepolisian juga akan memasang water barrier di Proliman Prambanan untuk mengurai kemacetan. Pengaturan lalu lintas ini disesuaikan dengan kondisi di lapangan.
Adapun prediksi kemacetan pada arus mudik akan terjadi pada 20-21 April 2023 dan arus balik pada 25-26 April 2023. Dibandingkan dengan tahun sebelumnya, Lebaran kali ini diprediksi akan terjadi peningkatan arus lalu lintas sekitar 10%.
“Sudah disurvei Kementerian Perhubungan, kalau di Jogja yang masuk sekitar 5,9 juta. Jadi kenaikan dari tahun kemaren kira-kira 10 persen. Karena tahun kemaren masih Covid-19, walaupun level 1. Kalau sekarang kan sudah bebas,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Nilai tukar rupiah melemah ke Rp18.066 per dolar AS akibat konflik AS-Iran, lonjakan yield obligasi AS, dan sentimen The Fed.
Iran ancam balasan keras usai serangan AS. Trump klaim jadi target pembunuhan nomor satu di tengah memanasnya konflik kedua negara.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) terus menunjukkan fundamental bisnis yang solid di tengah dinamika ekonomi global dan industri perbankan nasional.
Patroli gabungan Polda DIY, BNNP, dan Satpol PP digelar setiap malam selama libur sekolah untuk mencegah kenakalan remaja dan balapan liar.
Kejati Jatim tetapkan tiga tersangka kasus korupsi KUR di Jember senilai Rp41,48 miliar. Dua ditahan, satu sudah jalani hukuman lain.