Jembatan Tua Kewek Dibongkar Mei, Diganti Struktur Baru
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Kondisi jalur alternatif di Tempel-Pakem-Cangkringan pada Jumat (7/5/2021) siang yang sepi dari kendaraan pemudik. /Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, SLEMAN—Pada Lebaran 2023 diprediksi akan ada lonjakan 10% arus lalu lintas. Dinas Perhubungan Sleman menyiapkan sejumlah jalur alternatif untuk mengantisipasi kemacetan yang berpotensi terjadi di jalur perbatasan.
Kepala Bidang Angkutan dan Keselamatan Dinas Perhubungan Sleman, Marjana, menjelaskan dua jalur perbatasan DIY dengan Jawa Tengah yang berada di Sleman yakni jalan Magelang, Tempel dan Jalan Solo, Prambanan.
Di kedua jalur tersebut disiapkan jalur alternatif yang akan dipakai untuk mengantisipasi kemacetan. “Kalau yang dari Tempel ya Tempel-Pakem-Cangkringan-Kalasan-Prambanan. Terus yang tengah ke barat itu Mlati, Mbalangan, Dekso,” ujarnya, Selasa (4/4/2023).
Jalur alternatif tengah ke arah timur yakni Denggung-Mbesi-Koroulon-Klaten. Jalur alternatif arah Kulonprogo disediakan sepanjang jalan Godean-Nanggulan. Kemudian untuk kendaraan dari Prambanan, jalur alternatifnya sepanjang Prambanan-Piyungan.
Dishub Sleman juga telah mengecek kesiapan jalur-jalur alternatif tersebut. “Kemarin kami bersama Satlantas Polresta Sleman mengecek jalur alternatif yang ada di utara, Pakem, Cangkringan, Turi. Yang di terminal Pakem ke timur baru ada perbaikan,” katanya.
Meski demikian, ia memastikan perbaikan tersebut sudah selesai H-7 lebaran, sehingga tidak akan mengganggu pemudik. H-7 hingga H+7 Lebaran tim gabungan dari Dinas Perhubungan dan kepolisian akan menggelar operasi pengamanan selama 24 jam untuk mendukung kelancaran lalu lintas.
Jalur yang kerap macet seperti di Prambanan, akan dipantau dan diatur dengan Area Traffic Control System (ATCS). “Nanti kami bekerja sama dengan BPTD maupun Dishub DIY. Mereka yang mengoperasionalkan ATCS di simpang tiga Prambanan, bisa diubah waktunya, menyesuaikan kondisi,” ungkapnya.
Kepolisian juga akan memasang water barrier di Proliman Prambanan untuk mengurai kemacetan. Pengaturan lalu lintas ini disesuaikan dengan kondisi di lapangan.
Adapun prediksi kemacetan pada arus mudik akan terjadi pada 20-21 April 2023 dan arus balik pada 25-26 April 2023. Dibandingkan dengan tahun sebelumnya, Lebaran kali ini diprediksi akan terjadi peningkatan arus lalu lintas sekitar 10%.
“Sudah disurvei Kementerian Perhubungan, kalau di Jogja yang masuk sekitar 5,9 juta. Jadi kenaikan dari tahun kemaren kira-kira 10 persen. Karena tahun kemaren masih Covid-19, walaupun level 1. Kalau sekarang kan sudah bebas,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.
3 pelaku pembacokan pelajar di SMAN 3 Jogja ditangkap di Cilacap. Polisi masih memburu 3 pelaku lain terkait konflik geng.
Dua kakak beradik tewas dalam kecelakaan melibatkan dua truk di Ngawi. Polisi masih selidiki identitas kendaraan.
Polres Bantul perketat patroli malam untuk tekan klitih dan kejahatan jalanan. Orang tua diminta awasi anak sebelum jam 22.00 WIB.