Kopi Keliling dan Darling Merapi Siap Jangkau Titik Keramaian dan Wisata di Sleman
Kopi Keliling dan Darling Merapi diluncurkan di Sleman untuk memperluas pemasaran Kopi Nirmalagiri dengan dukungan Rp599,7 juta.
Ilustrasi leptospirosis,/JIBI
Harianjogja.com, KULONPROGO—Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kulonprogo menyatakan petani merupakan pihak paling rentan terkena leptospirosis. Sejauh ini, di Kulonprogo telah ada enam orang meninggal karena leptospirosis sepanjang tahun ini.
Kepala Dinkes Kulonprogo, Sri Budi Utami mengatakan bahwa leptospirosis adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri leptospira.
“Bakteri itu hidup di beberapa jenis binatang dan yang paling sering adalah pada hewan pengerat seperti tikus. Nah, tikus yang terserang leptospira, bila kencing, maka air kencingnya mengandung bakteri leptospira dan bakteri ini akan sanggup bertahan hidup berbulan-bulan di media air dan tanah,” kata Sri dihubungi pada Jumat (7/4/2023).
Sri menambahkan petani selalu kontak dengan air dan tanah. Hal itu menjadi alasan terbesar untuk petani terkena leptospirosis. Katanya, faktor risiko meningkat apabila bagian kulit tubuh utamanya tangan dan kaki terdapat luka.
“Karena bakteri ini akan sangat mudah masuk ke tubuh melalui luka di kulit tersebut. Risiko terkena leptospirosis terhadap petani ini juga menjadi lebih besar apabila para petani tidak menggunakan pelindung misal sarung tangan dan sepatu boot serta kurang menjaga kebersihan setelah bekerja dari sawah, kebun, kandang,” katanya.
BACA JUGA: 20 April, Belasan Ribu Pemudik Bakal Masuk Jogja lewat Kereta
Lebih jauh, Sri mengatakan terdapat enam orang meninggal dunia akibat penyakit leptospiroris tersebut. Katanya, angka kematian tersebut cukup tinggi. Setidaknya terdapat 20% kematian akibat leptospirosis di Kulonprogo tahun 2023.
“Terkait dengan penyakit itu, apabila sudah ada angka kematian, maka kita harus waspada. Jumlah penderita penyakit leptospirosis sendiri ada 30 orang dan meninggal enam orang. Itu data selama 2023 ini,” ucapnya.
Sri mengimbau masyakarat untuk waspada dengan melihat gejala paska terjangkit leptospirosis yaitu nyeri otot, sakit kepala, dan demam tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kopi Keliling dan Darling Merapi diluncurkan di Sleman untuk memperluas pemasaran Kopi Nirmalagiri dengan dukungan Rp599,7 juta.
Debut Juergen Klopp bersama Timnas Jerman berakhir imbang 1-1 melawan Belanda. Gakpo mencetak gol injury time, sementara Portugal dan Norwegia menang.
Aprilia Racing tak menerapkan team orders selama Jorge Martin dan Marco Bezzecchi masih punya peluang matematis juara MotoGP 2026.
Malware RatHat menyamar sebagai aplikasi populer dan mengeksploitasi aksesibilitas Android. Malware ini dapat mencuri password, PIN, dan kode OTP.
ADB menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Vietnam 2026 menjadi 7,8%. Indonesia diproyeksikan tumbuh 5,2%. Ini faktor pendorongnya.
MotoGP memperpanjang kontrak dengan Algarve International Circuit hingga 2029. GP Portugal 2026 digelar 20–22 November di Portimao.ss