Kelas Makin Sepi Lima SD di Gunungkidul Akhirnya Digabung
Lima SD negeri di Gunungkidul resmi digabung mulai tahun ajaran baru akibat kekurangan murid. Berikut daftar sekolah yang diregrouping.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Jajaran ASN di lingkup Pemkab Gunungkidul tidak hanya mendapatkan THR, tetapi juga ada tambahan tunjangan kinerja (tukin). Hanya saja, tambahan berupa tukin itu diberikan sebesar 50%.
Kepala Bidang Perbendaharaan, BKAD Gunungkidul, Supriyatin mengatakan, untuk THR pegawai sudah dicairkan masing-masing bendahara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mulai Selasa (11/4/2023). Total alokasi yang diberikan sebanyak Rp36,9 miliar. “Sudah cair hari ini. masing-masing pegawai bisa mengeceknya,” kata Supriyatin kepada wartawan, Selasa siang.
Menurut dia, para pegawai tidak hanya mendapatkan THR, tapi juga ada tambahan yang berasal dari tukin. “Jadi tidak hanya tukin reguler yang diberikan setiap tahun, tapi juga ada tukin THR,” katanya.
Meski demikian, Supriyatin memastikan besaran tukin THR tidak penuh 100%. Pasalnya, sesuai dengan ketentuan dari Pemerintah Pusat hanya diberikan sebesar 50%. “Tukin THR kemungkinan cair di awal Mei,” katanya.
BACA JUGA: Disnakertrans Bantul Terima 4 Aduan THR
Menurut dia, untuk pencairan baru tukin reguler untuk Maret. Rencananya, tambahan penghasilan pegawai ini dicairkan mulai Rabu (12/4/2023). Adapun besaran tukin reguler untuk pegawai di lingkup pemkab sebesar Rp5,9 miliar. “Jadi untuk tukin THR, kemungkinan separuh dari angka ini [Rp5,9 miliar],” katanya.
Supriyatin menambahkan, untuk besaran tukin reguler tidak ada pengurangan dan akan diberikan 100%. Adapun besaran yang diterima sangat bergantung dengan kinerja masing-masing pegawai. “Jadi besaran yang diterima masing-masing pegawai tidak sama,” katanya.
Salah seorang PNS di Pemkab Gunungkidul, Muryani mengatakan, untuk THR sudah mendapatkan informasi bahwa dana telah ditrasnfer ke masing-masing pegawai pada Selasa. Meski demikian, ia mengaku belum mengecek dana tersebut sudah masuk rekening atau belum. “Biasanya kalau tidak sore, ya malam masuknya,” katanya.
Disinggung mengenai tambahan tukin, ia mengaku sudah mendapatkan informasi tidak penuh 100%. Pasalnya, sesuai ketentuan dari Pemerintah Pusat hanya diberikan 50%. “Ini belum tahu cairnya kapan. Yang jelas, masih ada tambahan dalam rangka penunjang Hari Raya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lima SD negeri di Gunungkidul resmi digabung mulai tahun ajaran baru akibat kekurangan murid. Berikut daftar sekolah yang diregrouping.
Dugaan pungli di TPR Pantai Parangtritis masih didalami. Pengelola meminta wisatawan memeriksa kembali jumlah tiket sebelum meninggalkan loket.
Di kota yang akrab dengan tradisi diskusi, kritik, dan pertukaran ide ini, Arie Kriting akan membawakan pertunjukan stand-up comedy spesial Mungkin Ada Benarny
Sebanyak 35 SD negeri di Temanggung hanya menerima maksimal lima murid baru. Satu SD di Kecamatan Jumo bahkan tidak mendapat pendaftar sama sekali.
Kejagung menghentikan pengumpulan data Program MBG di seluruh daerah karena masa pendataan selesai. Penyidikan baru tetap dimungkinkan bila ditemukan pelanggara
Layanan bus sekolah Gunungkidul belum kembali normal. Kenaikan BBM non-subsidi membuat enam rute belum melayani penjemputan siswa saat pulang.