Bahasa dan Aksara Jawa Dibawa ke Era Digital lewat Olimpiade
Upaya melestarikan bahasa dan aksara Jawa terus dilakukan di tengah perkembangan teknologi digital.
Kepala Dishub DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti.-Harian Jogja/Triyo Handoko
JOGJA—Dinas Perhubungan (Dishub) DIY memprediksi arus lalu lintas objek wisata selama libur Lebaran 2023 akan meningkat pesat. Peningkatan tersebut tak kalah dengan arus mudik Lebaran 2023, sehingga rekayasa lalu lintas terutama di sisi selatan DIY akan dilakukan.
Dishub DIY memprediksi wilayah yang akan tinggi arus lalu lintas wisatawannya adalah Gunungkidul dan Bantul. Untuk itu, berbagai upaya akan dilakukan Dishub DIY guna memastikan keamanan dan kenyamanan lalu lintas wisatawan tersebut.
Kepala Dishub DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti menjelaskan penjagaan akan diperketat di jalur wisata selama libur Lebaran 2023. “Posko akan kami bangun di beberapa titik, seperti di Pantai Baron di Gunungkidul, serta Pantai Parangtritis dan di Kawasan Mangunan, Bantul,” ucap dia, Kamis (13/4/2023).
Made juga mengaku sudah berkoordinasi untuk mengatasi lonjakan arus lalu lintas wisatawan tersebut. “Kami sudah koordinasi dengan Pemkab terkait dengan hal ini, termasuk kepolisian juga agar membantu di titik padat wisatawan,” katanya.
BACA JUGA: Awas! Jalur Mudik di Bantul Banyak yang Masih Gelap, Ini Titik-Titiknya
Dia menjelaskan ada 103 personel Dishub DIY juga akan dikerahkan selama libur Lebaran 2023 untuk menjaga arus lalu lintas wisatawan. “Rekayasa lalu lintas akan bersifat kondisional, tapi dari pengalaman sebelumnya, Kawasan Mangunan jelas akan kami rekayasa karena padat dan karakteristik jalurnya juga rawan [kecelakaan lalu lintas],” ujarnya.
Peta jalur selama libur Lebaran 2023, jelas Made, juga sudah disiapkan pihaknya. “Peta tersebut sudah ada, sudah kami didesiminasikan ke sektor lain terutama Diskominfo DIY untuk membantu menyebarkannya ke masyarakat,” ucapnya.
Made meminta masyarakat yang akan berlibur pada Lebaran 2023 ini agar menaati petugas lapangan. “Karena rekayasa jalurnya situasional mengikuti kondisi maka kami minta mengikuti arahan petugas lapangan dengan baik semata-mata untuk kenyamanan dan keamanan bersama,” ujar dia.
Kanal Informasi
Sementara itu, Kepala Diskominfo DIY Hari Edi Tri Wahyu Nugroho menyebut akan memanfaatkan segala jenis kanal informasi untuk memberikan edukasi ke masyarakat terkait arus mudik dan wisatawan selama Lebaran 2023. “Dari media sosial, web, televisi, sampai CCTV sudah kami siapkan dengan baik dan bisa dipantau masyarakat luas,” katanya.
Seluruh jalur penting dan objek wisata favorit, jelas Hari, sudah dilengkapi CCTV yang bisa dipantau masyarakat dengan baik.
Kami juga menyiapkan layanan aduan masyarakat terkait mudik dan lebaran ini, Kalau mau lebih praktis kami juga punya aplikasi Jogja Istimewa. Di aplikasi tersebut juga ada layanan pengaduan. Yang bisa dipake masyarakat untuk mengadu terkait layanan publik selama berlebaran.
Hari menjamin layanan informasi pada mudik Lebaran 2023 dipastikan mudah diakses. “Kemudahan akses informasi ini diharapkan dimanfaatkan masyarakat agar semuanya nyaman dan aman dalam Lebaran 2023 ini,” tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Upaya melestarikan bahasa dan aksara Jawa terus dilakukan di tengah perkembangan teknologi digital.
Zulhas memastikan bangunan Kopdes Merah Putih yang tidak sesuai lokasi akan ditertibkan sebelum beroperasi pada September 2026.
India resmi mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026. Bangladesh, Yordania, Suriah, Kirgistan, Lebanon, hingga Sri Lanka disebut sebagai kandidat pengganti di Grup A ber
Google Meet meluncurkan fitur AI Gemini yang mampu merekam, menyalin, dan merangkum rapat tatap muka secara otomatis. Hasilnya tersimpan di Google Docs dan diki
Telur kaya protein dan nutrisi, tetapi konsumsi berlebihan dapat meningkatkan asupan kolesterol, kalori, hingga risiko gangguan kesehatan tertentu. Simak penjel
Pasar murah HUT RI ke-81 digelar di Stadion Handayani Gunungkidul dengan 6 ton bahan pokok dan harga di bawah pasaran.