Advertisement

47.600 Kendaraan Tinggalkan Jogja di H-4 Lebaran 2023

Lugas Subarkah
Selasa, 18 April 2023 - 10:17 WIB
Sunartono
47.600 Kendaraan Tinggalkan Jogja di H-4 Lebaran 2023 Sejumlah kendaraan melintasi Jalan Solo, tepatnya di perbatasan Prambanan, Minggu (16/4/2023) - Harian Jogja/Lugas Subarkah

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN—Kondisi arus lalu lintas di perbatasan DIY baik di Tempel maupun Prambanan pada Senin (17/4/2023) belum menunjukkan adanya penambahan volume kendaraan arus mudik. Puluhan ribu kendaraan meninggalkan Jogja di H-4 Lebaran 2023

Dirlantas Polda DIY, Kombes Pol Alfian Nurrizal menjelaskan dalam Operasi Ketupat Progo 2023, Polda DIY menyiapkan pos-pos sebanyak 25 pos dengan rincian 20 pos pengamanan dan lima pos pelayanan yang melibatkan 1.932 personel tersebar di sejumlah titik di DIY.

Advertisement

“Untuk kegiatan arus mudik dimungkinkan terhitung mulai besok tanggal 18 sampai pada tanggal 20. Ini adalah peningkatan dari arus mudik dan beberapa rekayasa yang harus kita lakukan adalah tentunya kami memprediksi dulu ada 3 pintu utama DIY,” katanya, Senin (17/4/2023).

BACA JUGA : Tol Fungsional Solo-Jogja Mulai Digunakan, Begini Penampakannya

Tiga pintu utama ini meliputi Prambanan, Tempel dan Temon. Di samping itu, diantisipasi pula arus mudik yang datang dari arah Gunungkidul, yang akan masuk melalui Piyungan. “Apa yang kami lakukan untuk manajemen lalu lintas apabila terjadi penumpukan arus yang ada di Klaten yaitu di Klaten, Jogonalan ini kita akan melakukan contraflow,” katanya.

Contraflow ini untuk mengurangi beban arus yang ada di Klaten sehingga untuk memudahkan masuk ke DIY. “Demikian juga ka akan memasang rambu lalu lintas atau imbauan bagi masyarakat yang melewati Prambanan yang akan menuju ke Magelang, bisa melewati melalui di sebelah kanan dari Rumah Sakit Bhayangkara untuk jalur alternatif jadi tidak semuanya melewati ring road,” kata dia.

Walaupun arus mudik belum terasa signifikan, tapi pihaknya telah menghitung pergerakan di bandara, stasiun maupun terminal ini. “Saat ini ada 1,29 persen dengan jumlah 47.699 orang yang telah meninggalkan DIY. Untuk kedatangan tidak terlalu banyak, kedatangan 38.595,” ungkapnya.

Untuk kendaraan pribadi, berdasarkan data perhitungan di pintu masuk utama DIY, di simpang Prambanan pada Minggu (16/4/2023) ada 15.162 kendaraan masuk dan Senin (17/4/2023) ada  10.762 kendaraan masuk.

Lalu untuk di Temon, dalam dua hari terakhir ada kendaraan masuk 4.841 dan 4.040 kendaraan. Di Piyungan, dalam dua hari ada 8.287 dan 4.788 kendaraan masuk. Sedangkan di simpang Tempel 10.778 dan 6.949 kendaraan.

BACA JUGA : 3.000 Kendaraan Bakal Gunakan Tol Jogja-Solo dalam 3 Hari

“Lalu untuk yang arus keluar Prambanan untuk kemarin 5.423, ada peningkatan, hari ini 6.665. Di Temon kemarin 8.990, hari ini 15.474. Di Piyungan kemarin sekitar 56, hari ini 77. Dan simpang Tempel kemarin 5.423 dan hari ini 4.588,” ucapnya.

Meski demikian jumlah ini belum menggambarkan arus mudik dari maupun menuju DIY, karena penghitungan dilakukan pada semua kendaraan yang melintas. “Kita tidak bisa melihat mana yang mudik mana yang tidak, tapi yang jelas kita bisa menghitung mengantisipasi apabila sudah banyak yang masuk ke daerah DIY, kita wajib untuk melakukan rekayasa manajemen lalu lintas,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Ibadah Haji 2024, DPR Segera Bentuk Pansus untuk Evaluasi

News
| Senin, 17 Juni 2024, 19:27 WIB

Advertisement

alt

Mantap, Hidupkan Laguna Pengklik, Pemuda di Srigading Bikin Wisata Kano

Wisata
| Minggu, 16 Juni 2024, 20:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement