Simulasi Bencana di Kepatihan Tingkatkan Kesiapsiagaan Penyelamatan
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Ilustrasi./Harian Jogja
Harianjogja.com, SLEMAN—Pelaksanaan Idulfitri 1444 hijriah dimungkinkan akan berbeda menurut versi perhitungan dan versi pengamatan. Untuk mengakomodasi masyarakat yang berbeda-beda pandangan, pelaksanaan Salat Id di lapangan UPN Veteran Yogyakarta bakal digelar dua kali.
Ketua Panitia Salat Id UPNVY, Suharwanto menjelaskan Salat Id akan digelar sebanyak dua kali di lapangan UPNV, yakni Jumat (21/4/2023) dengan imam dan khatib Rektor UIN Sunan Kalijaga, Al Makin dan Sabtu (22/4/2023) dengan imam dan khatib dosen UIN Sunan Kalijaga, Agung Danarto.
Digelarnya Salat Id dua kali ini untuk memfasilitasi warga sekitar yang memiliki keyakinan berbeda dalam menentukan jatuhnya 1 Syawal. “Kami kan tidak memaksakan harus mengikuti hisab. Sehingga memberi kesempatan atau memfasilitasi juga saudara kami yang mengikuti wujudul hilal yg minimal tiga derajat,” ujarnya, Selasa (18/4/2023).
BACA JUGA: 600 Lokasi di Kulonprogo Jadi Titik Salat Idulfitiri
Meski demikian, dia juga tetap memantau sidang isbad besok. Jika ternyata jatuh pada hari yang sama dengan versi perhitungan, maka akan dilaksanakan sekali saja.
“Bilamana sidang isbat mengumumkan 1 Syawal jatuh Jumat ya alhamdulillah. Bisa serentak dan yang rencana Salat Id pada Sabtu otomatis akan menunaikan Salat Id pada jumat juga,” katanya.
Sementara itu, Takmir Masjid Agung Wahidin Sudirohusodo Sleman, Agaerul, mengatakan sudah menjadwalkan solat id Sabtu (22/4/2023), meski masih akan menunggu keputusan pemerintah untuk penetapan 1 Syawal.
“Kami masih menunggu keputusan Pemerintah melalui Kementerian Agama. Untuk persiapan, baik Khatib maupun Imam, kita jadwalkan hari Sabtu dengan tetap menunggu keputusan Pemerintah,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Harga Pertamax naik jadi Rp16.250 per liter. Ekonom nilai langkah ini realistis untuk menjaga APBN dan ketahanan fiskal.
Harga Pertamax naik jadi Rp16.250 per liter mulai Juni 2026, sementara Pertalite tetap Rp10.000. Simak daftar lengkap BBM terbaru di sini.
Jadwal KRL Jogja–Solo 11 Juni 2026 lengkap dari pagi hingga malam. Tarif Rp8.000, cek semua jam keberangkatan di sini.
PDAM Sleman jamin pasokan air bersih saat libur sekolah 2026 untuk hingga 450 ribu wisatawan, sekaligus antisipasi kemarau.
DIY kekurangan dokter paru, baru 37 dari kebutuhan 160. Akses layanan pasien terhambat, fasilitas kesehatan jadi sorotan.