Bobol Gudang di Banguntapan, Pria Lamongan Gasak Rp57 Juta
Polisi ungkap pembobolan gudang pipa di Banguntapan, Bantul. Pelaku asal Lamongan gasak brankas berisi Rp57 juta.
Sate Klathak./Istockphoto
Harianjogja.com, BANTUL—Sejumlah warung kuliner khas Bantul memutuskan tutup saat Lebaran mendatang. Mereka kembali buka pada H+1 atau H+3 Lebaran karena mengizinkan karyawan untuk berkumpul bersama keluarga saat perayaan Lebaran.
Seperti misalnya Sate Klathak Pak Pong yang memutuskan untuk tutup pada Jumat dan Sabtu mendatang. Warung itu kembali beroperasi pada Minggu (23/4/2023). Seluruh cabang dipastikan buka seperti biasa saat H+1 Lebaran itu.
“Kalau untuk stok saya kurang paham apakah ada penambahan stok atau bagaimana,” kata salah seorang karyawan yang enggan disebutkan namanya, Rabu (19/4/2023).
Pemilik warung makan Ingkung Ndeso, Yudi Susanto menjelaskan pihaknya menutup operasional selama Lebaran dan kembali buka pada Senin (24/4/2023). Tidak ada persiapan khusus bagi warung yang dikenal sebagai perintis masakan ingkung itu selama Lebaran. “Biasanya kan tidak terlalu ramai lagi pas Lebaran H+3, jadi biasa saja. Palingan hanya menambah stok kurang dari 50 persen,” ujarnya.
BACA JUGA: Bingung Makan Dimana? Ini Rekomendasi Tempat Kuliner saat Lebaran di Jogja
Menurut Yudi, pihaknya tidak berani menyetok menu makanan terlalu banyak lantaran belum bisa memprediksi kondisi kunjungan selama libur Lebaran mendatang. Pasalnya Covid-19 masih mengintai meskipun sudah tidak ada lagi pembatasan.
“Kalau pas sebelum Covid-19 memang banyak menambah stok, tetapi kan belum tahu sekarang kondisinya bagaimana. Takutnya kalua stok banyak malah tidak sesuai prediksi,” ungkapnya.
Di hari biasa pihaknya mampu menjual sebanyak 70-100 porsi ingkung. Sementara sewaktu sebelum Covid-19 dan masa Lebaran melonjak sampai 100-150 porsi. Kemudian pada waktu Covid-19 lalu hanya mampu menjual sebanyak 50 porsi saja. “Makanya kami ga berani stok terlalu banyak, karena belum bisa diprediksi setelah Covid-19 ini bagaimana kondisinya,” kata Yudi.
Untuk harga pihaknya memastikan masih seperti biasa dan tidak ada kenaikan lantaran harga bahan baku masih normal. Hanya saja pihaknya tidak menjual menu gudeg manggar lantaran kenaikan harga bahan baku yang mencapai 200%.
“Lebaran kita ga jual gudeg manggar karena sekarang per kilogram sudah di angka Rp90.000-Rp100.000 per kilogram. Sementara kalau hari biasa hanya Rp28.000 per kilogram,” ujarnya.
Wrung yang berlokasi di Karangber, Guwosari, Pajangan, Bantul ini menyediakan beragam menu seperti ingkung ayam original dan goreng, oseng, wader goreng, sayur mayur dan berbagai macam minuman tradisional.
Sementara Tri Widayat, generasi ketiga pengelola warung ayam Mbah Cemplung mengatakan warung legendaris itu tutup pada Jumat dan Sabtu mendatang dan Kembali buka pada Minggu. Hanya saja khusus untuk cabang Bantul yang baru buka pada Sabtu (22/4/2023) sudah buka.
“Cabang pusat dan Padokan libur selama dua hari. Kemudian cabang Trirenggo juga buka Sabtu 22 April,” katanya.
Untuk stok ayam pihaknya sudah menyiapkan sejak bulan puasa ini dan dipastikan ada penambahan personel selama libur Lebaran nanti lantaran diprediksi pengunjung yang meningkat. Fasilitas warung dan perlengkapan lainnya juga diperbaiki.
“Kita juga berbenah warung, papan nama, cover meja dan perlengkapan lain diperbaiki untuk menyambut tamu selama Lebaran,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi ungkap pembobolan gudang pipa di Banguntapan, Bantul. Pelaku asal Lamongan gasak brankas berisi Rp57 juta.
Jumlah PMI asal Kulonprogo melonjak pada 2026. Hingga pertengahan tahun, sudah 210 warga berangkat bekerja ke luar negeri, mayoritas ke Malaysia.
Produksi smartphone global diproyeksikan turun 16,2% pada 2026 akibat kenaikan harga memori. Konsumen berpotensi menghadapi harga HP lebih mahal.
BBPK Jogja Digilib resmi diluncurkan di Yogyakarta. Perpustakaan digital ini dapat diakses 24 jam oleh ASN, mahasiswa, hingga masyarakat umum.
BGN menghentikan Program Makan Bergizi Gratis di 76 sekolah di Pulau Jawa. Anggaran dialihkan untuk balita, ibu hamil, dan wilayah 3T.
Prancis menjadi pemilik skuad termahal Piala Dunia 2026 dengan nilai Rp31 triliun. Inggris, Spanyol, dan Portugal menyusul di belakangnya.