UMKM Sleman Serap 366 Ribu Pekerja, Depok Jadi Penyumbang Terbesar
UMKM di Sleman menyerap 366.378 tenaga kerja hingga Mei 2026. Kapanewon Depok menjadi wilayah dengan jumlah pekerja dan unit usaha terbanyak, didukung aktivitas
Ilustasi suasana YIA./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, KULONPROGO—Sebanyak 16.320 penumpang akan datang dan berangkat dari Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) pada Rabu (19/4/2023).
Stakeholder Relation Manager, Ike Yutiane mengatakan, PT Angkasa Pura 1 memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2023 terjadi pada hari Rabu 19 April 2023.
BACA JUGA: Jadwal KA Bandara YIA, Selasa 18 April 2023
“Kami memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2023 ini terjadi pada hari ini di mana rencananya aka nada sebanyak 16.320 penumpang yang datang dan berangkat melalui YIA,” kata Ike dihubungi pada Rabu (19/4/2023).
Ike menambahkan bahwa pada hari Selasa 18 April 2023 atau H-4 Lebaran, YIA telah melayani penumpang sebanyak 15.303. Katanya, angka tersebut merupakan jumlah penumpang harian terbanyak sepanjang Operasional YIA dengan 107 pergerakan pesawat.
Melalui pantauan Harian Jogja, situasi terminal kedatangan YIA memang ramai dibandingkan dengan beberapa hari belakangan. Bahkan, beberapa orang yang menunggu kedatangan keluarganya duduk di luar garis batas yang telah dipasang.
Seorang pemudik bernama Mur akan mudik ke Purworejo. Mur membawa istri dan dua anaknya yang berumur sekitar tiga sampai empat tahun.
“Asal saya Purworejo, ini baru saja datang dari Berau, Kalimantan. Baru bisa mudik soalnya cutinya baru saya dapat,” kata Mur ditemui di terminal kedatangan pada Rabu (19/4/2023).
Mur menegaskan bahwa tiket yang dia dapat cukup mahal karena mendekati hari Lebaran. Terangnya, empat tiket maskapai Lion Air dia dapat dengan harga sekitar Rp9 juta. Ada kenaikan 20%. Dia menjelaskan bahwa maskapai yang dia naiki penuh dengan penumpang.
“Pesawat yang saya pakai tadi full penumpang mulai dari saya berangkat dari pukul 07.00 WIB dari Berau lalu transit di Balikpapan selama tiga jam sebelum sampai YIA,” katanya.
Sementara situasi arus lalu lintas di Jalan Nasional yang melintas perbatasan DIY-Jawa Tengah tepatnya di Sindutan, Temon landai kendati tampak kendaraan roda empat yang melintas berurutan dalam waktu beberapa menit.
Situasi tersebut sama dengan arus lalu lintas di Jembatan Congot yang memisahkan DIY dan Jawa Tengah. Tampak landa, tanpa kemacetan.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kulonprogo, Sukirno mengatakan kendaraan yang melintas di Kabupaten Kulonprogo pada Rabu 19 April 2023 sampai pukul 15.00 WIB mencapai 41.904 kendaraan baik yang berasal dari arah Timur maupun Barat dengan jenis kendaraan bus, angkutan perdesaan, mobil pribadi atau truk, dan sepeda motor.
Kepala Pos Pengamanan Temon, Agus membenarkan bahwa kendaraan yang melintas di Jalan Nasional dari Timur ke Barat menuju Jawa Tengah cenderung landai.
“Tidak jauh beda dengan hari-hari biasa. Prediksi saya, pemudik yang baru berangkat dari Jakarta belum sampai di sini. Mereka kan mungkin berangkat kalau tidak sore ya malem. Sampainya setidaknya pagi atau malam hari,” kata Agus ditemui di Pos Pengamanan pada Rabu (19/4/2023).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UMKM di Sleman menyerap 366.378 tenaga kerja hingga Mei 2026. Kapanewon Depok menjadi wilayah dengan jumlah pekerja dan unit usaha terbanyak, didukung aktivitas
PSEL DIY ditargetkan mengolah 1.000 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 18-20 MW untuk sekitar 15.000 rumah.
KY memastikan seleksi hakim agung dan hakim ad hoc MA 2026 transparan. Publik bisa memantau proses dan memberi informasi rekam jejak calon.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Kereta pertama berangkat 05.05 WIB, tarif tetap Rp8.000.
PSEL Piyungan ditargetkan groundbreaking Desember 2026. Proyek senilai Rp2,5 triliun-Rp3 triliun ini mulai dibangun Januari 2027.
Polisi menyiagakan puluhan personel setelah massa membakar sejumlah kantor pemerintah di Ilaga, Puncak, Papua Tengah.