Sleman Kucurkan Rp3,19 Miliar untuk Kegiatan Ormas dan Rumah Ibadah
Pemkab Sleman mengalokasikan hibah Rp3,193 miliar untuk tujuh ormas keagamaan dan 14 tempat ibadah pada 2026. Dana berasal dari APBD dan akan diawasi penggunaan
Trofi bergilir untuk lomba takbir keliling. - Harian Jogja/Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, KULONPROGO—Alun-Alun Wates akan menjadi salah satu lokasi pelaksaan Salat Id pada Jumat (21/4/2023).
Koordinator Lomba Takbir PHBI PCM Wates Kota, Viki Ari Rosyadi, mengatakan persiapan Alun-Alun Wates sebagai lokasi Salat Id telah mencapai 95%. Sisanya, Viki akan mempersiapkannya selesai lomba takbir yang digelar Kamis (20/4/2023) malam ini.
“Pelaksanaan Salat Id-nya besok [Jumat] pukul 06.30 WIB dengan prediksi dihadiri 10.000 jemaah dari seluruh Kulonprogo,” ungkapnya di kompleks Pemerintah Kabupaten Kulonprogo, Kamis.
Di Alun-Alun Wates, imam dan khotib untuk Solat Id besok adalah dosen Universitas Ahmad Dahlan bernama Muhammad Aziz.
Untuk lomba takbir yang akan diadakan Kamis malam dibagi menjadi dua kategori, yaitu TPA dan umum. Lomba yang akan dilaksanakan pada pukul 20.00 WIB tersebut dihadiri beberapa pejabat daerah, seperti Penjabat Bupati Kulonprogo, Tri Saktiyana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman mengalokasikan hibah Rp3,193 miliar untuk tujuh ormas keagamaan dan 14 tempat ibadah pada 2026. Dana berasal dari APBD dan akan diawasi penggunaan
Industri mobil China meluncurkan sekitar 650 model baru dalam enam bulan pertama 2026. Persaingan makin ketat hingga BYD menyebut kondisinya "benar-benar gila".
Dompet Dhuafa meraih penghargaan Pionir Filantropi Modern & Keadilan Sosial pada JBBA 2026 berkat pengelolaan dana ziswaf yang modern dan transparan.
Seorang pemuda di Sragen hilang terseret arus saat berendam di Bengawan Solo. Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian hingga Minggu malam.
PBNU menetapkan logo resmi Muktamar Ke-35 NU karya alumni Ponpes Langitan. Logo tersebut mengandung filosofi harmoni Syuriah dan Tanfidziyah.
PWI Pusat mendesak Hotman Paris meminta maaf usai pernyataannya dinilai merendahkan wartawan yang sedang menjalankan tugas jurnalistik.