Warga Kelurahan Patangpuluhan, Kota Jogja, Sulap Galon Bekas Jadi Produk Bernilai Jual
Kelurahan Patangpuluhan, Jogja, melatih warga mengolah galon bekas dan kain perca menjadi kerajinan bernilai jual untuk mengurangi sampah.
Trofi bergilir untuk lomba takbir keliling. - Harian Jogja/Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, KULONPROGO—Alun-Alun Wates akan menjadi salah satu lokasi pelaksaan Salat Id pada Jumat (21/4/2023).
Koordinator Lomba Takbir PHBI PCM Wates Kota, Viki Ari Rosyadi, mengatakan persiapan Alun-Alun Wates sebagai lokasi Salat Id telah mencapai 95%. Sisanya, Viki akan mempersiapkannya selesai lomba takbir yang digelar Kamis (20/4/2023) malam ini.
“Pelaksanaan Salat Id-nya besok [Jumat] pukul 06.30 WIB dengan prediksi dihadiri 10.000 jemaah dari seluruh Kulonprogo,” ungkapnya di kompleks Pemerintah Kabupaten Kulonprogo, Kamis.
Di Alun-Alun Wates, imam dan khotib untuk Solat Id besok adalah dosen Universitas Ahmad Dahlan bernama Muhammad Aziz.
Untuk lomba takbir yang akan diadakan Kamis malam dibagi menjadi dua kategori, yaitu TPA dan umum. Lomba yang akan dilaksanakan pada pukul 20.00 WIB tersebut dihadiri beberapa pejabat daerah, seperti Penjabat Bupati Kulonprogo, Tri Saktiyana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kelurahan Patangpuluhan, Jogja, melatih warga mengolah galon bekas dan kain perca menjadi kerajinan bernilai jual untuk mengurangi sampah.
Kemnaker menyediakan tiga layanan bantuan bagi perusahaan yang mengalami kendala pelaporan WLKP, mulai dari email pengaduan hingga panduan online.
Telur ayam dan telur bebek sama-sama bergizi. Simak perbedaan kandungan protein, vitamin, lemak, dan kolesterol serta cara memasaknya.
Citizen Lab mengungkap teknik AdFection, serangan spyware melalui iklan digital tanpa klik yang menargetkan sedikitnya 45 perangkat Al Jazeera.
Vicky Shu mengaku ditagih pinjol yang tak pernah dia ajukan. Ia juga menyebut adanya intimidasi dan ancaman penyebaran data pribadi.
Juventus kalah 0-3 dari Lazio di Serie A. Luciano Spalletti mengakui buruknya performa tim dan menilai perubahan mendasar diperlukan.