Advertisement

Absen Dua Edisi, Porkab Sleman 2023 Jadi Wadah Jaring Atlet Berbakat

Catur Dwi Janati
Sabtu, 29 April 2023 - 16:57 WIB
Sunartono
Absen Dua Edisi, Porkab Sleman 2023 Jadi Wadah Jaring Atlet Berbakat Logo KONI - ist

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN—KONI Sleman  menyiapkan Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Sleman di 2023 ini. Ajang tersebut diharapkan menjadi wadah penjaringan atlet berbakat juga atlet usia muda yang diproyeksikan bakal mewakili Sleman di Porda DIY.

Ketua Umum KONI Sleman, Joko Hastaryo menerangkan sudah menjadi tugas KONI melakukan pembinaan atlet di segala jenjang. Mulai dari pembibitan sampai ke arah kompetisi untuk memperoleh prestasi.

Advertisement

Ada dua skema yang biasanya diambil KONI Sleman untuk merekrut atlet. Pertama, lewat Porkab yang melibatkan seluruh Kapanewon di Sleman. Skema kedua, bila suatu cabang olahraga tidak dipertandingkan di Porkab, KONI Sleman akan meminta masing-masing organisasi cabor untuk menggelar Kejurkab yang biasanya digelar berbasis klub.

BACA JUGA : KONI Sleman Perkuat Administrasi Organisasi

Salah satu upaya penggunaan dilakukan melalui Porkab. Setelah absen dua edisi lantaran pandemi, Porkab Sleman kembali digelar. Ajang yang digelar dua tahun sekali ini terakhir digelar pada 2018. "Dalam waktu dekat yang kami adakan Pekan Olahraga Kabupaten itu. Porkab adalah ajang media untuk mencari bibit-bibit di seluruh Kapanewon yang ada di Sleman," terangnya dikutip pada Jumat (28/4/2023).

Porkab Sleman bakal digelar sekitar sepekan pada 6-13 Mei 2023 nanti. Karena sudah lama tidak digelar, Joko menyebut ada Kapanewon selaku peserta Porkab yang belum siap. Akhirnya hanya ada sembilan cabang olahraga yang dipertandingkan pada gelaran tahun ini.

Adapun sembilan cabang olahraga yang dilombakan meliputi futsal, sepak takraw, bulu tangkis, tenis lapangan, tenis meja, atletik, catur dan taekwondo. "Sembilan cabang olahraga ini karena syarat bisa dipertandingkan kalau diikuti minimal sembilan Kapanewon. Sehingga hanya sembilan cabor ini yang bisa diikuti," jelasnya.

Perihal usianya, batasan usia yang dilombakan mengikuti cabang olahraganya. "Usia macam-macam, kalau seperti catur itu tidak dibatasi usia. Tenis meja juga tidak dibatasi usia," ungkapnya.

Pada cabang-cabang tertentu kriteria umur diterapkan. Pada cabor futsal dan sepak takraw misalnya, peserta dipatok kelihatan 2003. Hal serupa juga diterapkan pada ganti bulu tangkis yang diperuntukan untuk warga kelahiran 2003 dan sesudahnya. "Jadi venue juga sudah kami siapkan, panitia pelaksana pertandingan sudah, termasuk untuk upacara pembukaan pun sudah," ungkapnya.

BACA JUGA : Ribuan Atlet Kulonprogo Siap Berlaga di Porkab III

Melalui Porkab dan Kejurkab, KONI berusaha menyiapkan atlet Sleman untuk mengikuti Porda. Strategi ini terbilang sukses dengan keluarnya Sleman sebagai juara umum Porda.

"Porda kan dua tahun sekali. Di tengah sela-sela Porda itu lah kita adakan Porkab. Karena memang niatnya untuk menjaring bibit [atlet]," ujarnya.

Diharapkan Joko, semua atlet maupun tim official dalam Porkab nantinya dapat tampil secara maksimal. "Diharapkan bisa berprestasi di situ sehingga diharapkan bisa berprestasi di situ syukur-syukur sebagian dari atlet-atletnya itu untuk mengikuti Porda yang akan datang " katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Dipanggil MKD, Ketua MPR Bambang Soesatyo Mangkir

News
| Kamis, 20 Juni 2024, 12:57 WIB

Advertisement

alt

Indonesia Punya Pantai Terbaik untuk Berselancar, Ini Daftarnya

Wisata
| Senin, 17 Juni 2024, 15:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement