Pelajar Bantul Didorong Bijak Bermedia Sosial dan Produktif
DPRD Bantul mendorong pelajar bijak bermedia sosial sekaligus produktif di ruang digital. Program kecakapan digital menyasar hampir 20 sekolah.
Petugas saat memindahkan koleksi pesawat Muspusdirla Jogja sesuai dengan sejarahnya dan menjadi tontonan menarik bagi pengunjung. /Istimewa.
Harianjogja.com, BANTUL—Aktivitas reposisi koleksi pesawat Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala (Muspusdirla) menarik antusiasme para pengunjung. Warga yang datang ke lokasi itu banyak yang mengabadikan saat petugas mengeluarkan pesawat dari Ruang Alutsista ke halaman Muspusdirla.
Salah satunya Ahmad Reihan. Pengunjung dari Kota Semarang ini mengaku beruntung. Karena ia baru sekali mengunjungi Muspusdirla dan bertepatan dengan aktivitas tersebut dengan menonton proses mengeluarkan pesawat le lokasi baru sesuai sejarahnya.
BACA JUGA : Pesawat Koleksi Museum Pusat TNI AU Dirgantara
"Senang sekali. Mungkin sekali seumur hidup bisa melihat proses pemindahan pesawat dari dekat," ujarnya, Jumat (5/5/2023).
Sama seperti Ahmad Reihan. Nur Muzamah juga mengaku senang melihat proses pemindahan pesawat koleksi Muspusdirla.
"Saya foto dan video, untuk kenang-kenangan," ucap Nur yang datang ke Muspusdirla untuk survei kunjungan. Ia rencana akan datang lagi dengan rombongan dari Ponorogo di Bulan Juni mendatang.
Sementara Kepala Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala Kolonel Sus Yuto Nugroho menjelaskan, sesuai timeline reposisi di Bulan Mei minggu pertama beberapa pesawat dikeluarkan untuk dipindah. Salah satunya pesawat helikopter Sikorsky UH-34 yang dipindah dari Ruang Alutsista ke halaman di sisi timur.
BACA JUGA : Sambut Ramadhan, Koleksi Museum TNI AU di Jogja
Pesawat produksi Amerika itu, menurut Kolonel Sus Yuto Nugroho masuk menjadi koleksi Muspusdirla sejak tahun 1985.
"Banyak kiprah yang ditorehkan helikopter Sikorsky sebelum masuk Muspusdirla, seperti dalam Operasi Tombak dan Operasi Wisnu" katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Bantul mendorong pelajar bijak bermedia sosial sekaligus produktif di ruang digital. Program kecakapan digital menyasar hampir 20 sekolah.
Pieter Huistra percaya diri lini depan PSS Sleman lebih bagus dari Madura United dengan mengandalkan Gustavo Tocantins dan Matheus Fornazari.
Infinix XPAD 30 Pro resmi hadir di Indonesia dengan harga mulai Rp3,399 juta, layar 2.5K, Helio G200 Ultimate, dan baterai 8.200 mAh.
Komisi B DPRD Bantul mencatat realisasi program OPD mitra sekitar 70% dan memastikan seluruh kegiatan tuntas hingga akhir tahun.
Dewan Pendidikan Nasional mengingatkan orang tua tak perlu memaksa anak ikut bimbel karena TKA bukan penentu kelulusan.
Lipstik Lipsing kembali setelah 16 tahun hiatus. Penampilan di Candi Prambanan menghidupkan nostalgia penggemar lewat lagu-lagu legendaris mereka.