Kekeringan Landa 17 Kapanewon di Gunungkidul, 14 Juta Liter Air Bersih Disalurkan
Kekeringan melanda 17 kapanewon di Gunungkidul. Sebanyak 2.811 tangki atau 14,05 juta liter air bersih telah disalurkan.
Kondisi kerusakan di gedung Paud di Dusun Grogol III usai diterjang angin kencang yang terjadi pada Kamis (11/5/2023) siang.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Sebanyak 18 rumah dan satu gedung Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) di Kalurahan Bejiharjo, Karangmojo rusak akibatn diterjang angin kencang pada Kamis (11/5/2023). Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Data sementara dari BPBD Gunungkidul, dampak angin kencang paling parah terjadi di Dusun Grogol III karena ada 15 rumah, satu gedung Paud dan satu warung soto dilaporkan rusak. Adapun di Dusun Grogol IV ada dua rumah yang rusak dan Dusun Grogol I terdapat satu rumah rusak akibat diterjang angin kencang.
Kepala SPS atau setara Paud Sarge Manunggal di Dusun Grogol III, Tituk Srilasmini mengatakan, sebelum terjadi musibah angin kecang, terjadi hujan deras yang mengguyur. Selang beberapa saat atau tepatnya sekita pukul 13.30 WIB terdengar suara bergemuruh yang menyebabkan atap bangun SPS rusak karena diterjang angin.
“Asbes yang jadi atap berterbangan karena embusan angin kencang,” kata Tituk kepada wartawan, Kamis sore.
Meski demikian, ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa karena 12 anak yang menjadi peserta didik sudah pulang ke rumah masing-masing. “Memang ada musibah, tapi kegiatan tidak terganggu. Besok [Jumat] untuk layanan pendidikan akan memanfaatkan aula di balai dusun,” katanya.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, BPBD Gunungkidul, Sumadi mengatakan, masih melakukan asesmen terkait dengan musibah angin kencang yang terjadi di Kalurahan Bejiharjo. Sejumlah relawan dan anggota BPBD sudah diterjunkan untuk melakukan evakuasi serta pendataan berkaitan dengan kerusakan yang terjadi.
“Ini masih didata,” katanya.
Berdasarkan hasil pendataan sementara, meski ada kerusakan akibat angin kencang tapi tidak sampai menimbulkan korban jiwa. “Kami berharap kepada masyarakat tetap mewaspadai potensi bencana, meski saat sekarang sudah mulai memasuki musim kemarau,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kekeringan melanda 17 kapanewon di Gunungkidul. Sebanyak 2.811 tangki atau 14,05 juta liter air bersih telah disalurkan.
Harga cabai rawit merah mencapai Rp104.850 per kg berdasarkan PIHPS 24 September 2026. Simak harga pangan pokok lainnya.
Diduga dijaminkan tanpa izin ahli waris, sertifikat tanah warga Karangsari menjadi sengketa hingga Lurah dan dua Direktur BUMDes digugat ke PN Wates.
Nadiem Makarim menjalani sidang putusan banding kasus Chromebook hari ini. Ia sebelumnya divonis 10 tahun penjara dan uang pengganti Rp809,59 miliar.
FORTANI '26 terbentuk di Sleman dan menyerukan enam tuntutan agraria, dari legalisasi lahan petani hingga perlindungan pangan.
Harga emas Antam Kamis 24 September 2026 turun Rp25.000 menjadi Rp2,605 juta per gram. Simak harga lengkap dan buyback.