Motor Curian Dijual Rp2,3 Juta, Warga Karangmojo Ditangkap Polisi
Polsek Wonosari menangkap pelaku curanmor asal Karangmojo yang menjual motor curian ke Kota Jogja seharga Rp2,3 juta.
Sejumlah pengunjung saat bermain air di Pantai Ngandong di Kalurahan Sidoharjo, Tepus. Minggu (14/5/2023). /Harian Jogja-David Kurniawan.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Masyarakat di kawasan Pesisir Selatan Gunungkidul diminta mewaspadai potensi gelombang tinggi yang terjadi dalam rentang dua hari ke depan. Berdasarkan prakiraan dari BMKG ada potensi kenaikan gelombang 1,3-4 meter.
Kepala BPBD Gunungkdiul, Purwono mengaku sudah menerima informasi terkait dengan peringatan diri tentang potensi kenaikan gelombang. Kenaikan diperkirakan terjadi dalam rentang waktu dua hari ke depan.
“Terjadi di seluruh perairan DIY, termasuk di kawasan pesisir Gunungkidul,” kata Purwono kepada wartawan, Minggu (14/5/2023).
BACA JUGA : BMKG: Tinggi Gelombang Laut Selatan Jabar-DIY Capai 6
Dia menjelaskan, informasi ini sudah disampaikan ke anggota Satlinmas Rescue Istimewa di wilayah Gunungkidul. Selain itu telah melakukan beberapa langkah antisipasi untuk pengamanan.
Salah satunya dengan pengecekan jalur evakuasi di sejumlah titik pantai di Gunungkidul. “Ketinggian gelombang diperkirakan mencapai empat meter. Para petugas juga telah memantau jalur-jalur evakuasi di kawasan pantai,” ungkapnya.
Menurut Purwono, kewaspadaan tidak hanya berlaku bagi para pengunjung maupun pedagang di pantai. Namun, nelayan juga diminta mewaspadai bahaya dari gelombang tinggi.
“Kami sarankan kalau kondisinya belum memungkinkan, jangan dipaksakan melaut. Lebih baik, menunggu hingga kondisi benar-benar aman, baru menangkap ikan,” katanya.
BACA JUGA : Gelombang Pantai Selatan DIY Mengganas
Mantan Panewu Purwosari ini menambahkan, sejumlah titik rawan juga sudah dipasang spanduk agar pengunjung tidak bermain di dekatnya. “Rambu-rambu ini salah satunya tentang tebing rawan runtuh. Jadi, kami mengimbau agar pengunjung tidak berada di bawahnya,” katanya.
Sekretaris Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 2 di Pantai Baron, Surisdiyanto mengatakan, adanya ancaman gelombang tinggi di laut sudah diinformasikan ke pelaku usaha di pantai. Ia berharap, peringatan dini ini bisa disikapi dengan bijak sehingga saat terjadi gelombang tinggi tidak sampai menimbulkan kerugian maupun korban jiwa.
“Para petugas telah disiagakan dan terus memantau di wilayah tugas masing-masing,” katanya.
Dia berharap semua tetap aman terkendali. Oleh karenanya, agar bisa tetap kondusif maka dibutuhkan kerja sama semua pihak yang beraktivitas di kawasan pantai mulai dari nelayan, pelaku usaha hingga para pengunjung.
BACA JUGA : Waspada! Gelombang Laut Selatan Diprediksi Capai 6 Meter
“Harus terus waspada dan hati-hati untuk keselamatan bersama,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polsek Wonosari menangkap pelaku curanmor asal Karangmojo yang menjual motor curian ke Kota Jogja seharga Rp2,3 juta.
Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel menargetkan kemenangan saat menghadapi Madura United di Stadion Sultan Agung Bantul.
Toyota mencatat permintaan Veloz Hybrid menembus 10 ribu unit di tengah kenaikan harga BBM dan meningkatnya minat mobil hemat bahan bakar.
Dua wisatawan asal Karawang ditemukan meninggal tertimbun longsor di jalur menuju Curug Cileat, Subang, Jawa Barat.
Manchester City menjuarai Piala FA 2026 setelah mengalahkan Chelsea 1-0 lewat gol Antoine Semenyo di Stadion Wembley.
Kunjungan wisatawan di Malioboro Jogja meningkat selama long weekend Kenaikan Isa Almasih, terutama pada sore hingga malam hari.