Kekeringan Belum Berakhir, Bantuan Air Bersih Gunungkidul Berlanjut
BPBD Gunungkidul melanjutkan bantuan air bersih hingga Desember 2026. Lebih dari 3.950 tangki telah disalurkan kepada warga terdampak kekeringan.
Sepeda motor milik ASA tampak ringsek di Jalan Raya Jogja-Wates, Dusun Klangon, Argosari, Sedayu, Bantul pada Selasa (11/4/2023)./Istimewa
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Masyarakat diminta untuk lebih berhati-hati saat berkendara di jalanan. Pasalnya, dalam kurun waktu kurang dari 24 jam terjadi dua kecelakaan yang mengakibatkan dua pengendara meninggal dunia.
Peristiwa kecelakaan pertama terjadi di Kapanewon Semanu, tepatnya di Dusun Semanu Selatan, Semanu, Kapanewon Semanu pada, Sabtu (13/5/2023) malam. Kecelakaan ini melibatkan tiga unit sepeda motor yang mengakibatkan satu korban meninggal dunia.
BACA JUGA: Kecelakaan Lalu Lintas di DIY Didominasi Tabrak Samping dan Belakang
Kanit Gakkum, Satlantas Polres Gunungkidul, Iptu Darmadi mengatakan, kecelakaan terjadi saat sepeda motor Honda GL Pro yang dikendarai Diki,18, warga Tanjungsari melaju dari arah Candirejo menuju Semanu. Sesampainya di lokasi kejadian, Diki menabrak pengendara motor Honda Supra Fit yang dikendarai Subardi,58, warga Semanu.
“Pengendara Honda GL menabrak dari belakang karena kondisi lampu belakang mati,” kata Darmadi kepada wartawan, Minggu (14/5/2023).
Ia menjelaskan, sesaat setelah kejadian, pengendara Honda GL tetap melaju karena mengira korban tidak terjatuh. Nahasnya, setelah melaju Diki terlibat kecelakaan dengan pengendara motor Yamaha RX King.
“Jadi terjadi dua kali tabrakan yang melibatkan tiga motor. Celakaannya, korban Subardi [mengendarai Supra Vit) meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit,” katanya.
BACA JUGA: Kecelakaan Tunggal, Seorang Remaja di Sleman Meninggal Dunia
Kecelakaan kedua terjadi pada Minggu (14/5/2023) di Kapanewon Nglipar, tepatnya di ruas jalan provinsi di Kalurahan Katongan sekitar pukul 09.30 WIB. Kapolsek Nglipar, AKP Sutarjo mengatakan, kecelakaan yang terjadi merupakan kecelakaan tunggal.
Adapun kronologi kejadian bermula saat DA,13, memacu sepeda motor Honda Astrea dari Nglipar menuju Ngawen. Ia berboncengan bersama seorang teman. Nahasnya, di lokasi kejadian tiba-tiba kendaraannya oleng hingga menabrak loneng jembatan dan terpental. "DA dinyatakan meninggal dunia,” kata Sutarjo.
Ia berharap peristiwa ini menjadi pelajaran sehingga kasus yang sama tidak terulang. “Haru berhati-hati saat di jalan agar terhindar dari kecelakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul melanjutkan bantuan air bersih hingga Desember 2026. Lebih dari 3.950 tangki telah disalurkan kepada warga terdampak kekeringan.
Reses Ketua DPRD Bantul Hanung Raharjo di Karangtalun menyerap usulan PJU, drainase, talut, dan perbaikan jalan untuk program 2028.
Menaker Yassierli menyebut ekonomi sirkuler berpotensi menciptakan 4,4 juta lapangan kerja dan menambah PDB Rp638 triliun hingga 2030.
GAC Indonesia membuka pemesanan AION i60 dengan biaya Rp99.000. SUV listrik ini diklaim mampu menempuh jarak lebih dari 602 km.
DPRD Bantul mendorong pembagian penerimaan pajak perusahaan pusat dan daerah lebih proporsional untuk mengoptimalkan pendapatan daerah.
DPRD Sleman meminta pembangunan sport center memperhatikan standar teknis cabang olahraga, kebutuhan atlet, dan kenyamanan masyarakat.