Perketat Pengawasan Hewan Kurban, Gunungkidul Kerahkan 120 Petugas
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.
Sepeda motor milik ASA tampak ringsek di Jalan Raya Jogja-Wates, Dusun Klangon, Argosari, Sedayu, Bantul pada Selasa (11/4/2023)./Istimewa
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Masyarakat diminta untuk lebih berhati-hati saat berkendara di jalanan. Pasalnya, dalam kurun waktu kurang dari 24 jam terjadi dua kecelakaan yang mengakibatkan dua pengendara meninggal dunia.
Peristiwa kecelakaan pertama terjadi di Kapanewon Semanu, tepatnya di Dusun Semanu Selatan, Semanu, Kapanewon Semanu pada, Sabtu (13/5/2023) malam. Kecelakaan ini melibatkan tiga unit sepeda motor yang mengakibatkan satu korban meninggal dunia.
BACA JUGA: Kecelakaan Lalu Lintas di DIY Didominasi Tabrak Samping dan Belakang
Kanit Gakkum, Satlantas Polres Gunungkidul, Iptu Darmadi mengatakan, kecelakaan terjadi saat sepeda motor Honda GL Pro yang dikendarai Diki,18, warga Tanjungsari melaju dari arah Candirejo menuju Semanu. Sesampainya di lokasi kejadian, Diki menabrak pengendara motor Honda Supra Fit yang dikendarai Subardi,58, warga Semanu.
“Pengendara Honda GL menabrak dari belakang karena kondisi lampu belakang mati,” kata Darmadi kepada wartawan, Minggu (14/5/2023).
Ia menjelaskan, sesaat setelah kejadian, pengendara Honda GL tetap melaju karena mengira korban tidak terjatuh. Nahasnya, setelah melaju Diki terlibat kecelakaan dengan pengendara motor Yamaha RX King.
“Jadi terjadi dua kali tabrakan yang melibatkan tiga motor. Celakaannya, korban Subardi [mengendarai Supra Vit) meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit,” katanya.
BACA JUGA: Kecelakaan Tunggal, Seorang Remaja di Sleman Meninggal Dunia
Kecelakaan kedua terjadi pada Minggu (14/5/2023) di Kapanewon Nglipar, tepatnya di ruas jalan provinsi di Kalurahan Katongan sekitar pukul 09.30 WIB. Kapolsek Nglipar, AKP Sutarjo mengatakan, kecelakaan yang terjadi merupakan kecelakaan tunggal.
Adapun kronologi kejadian bermula saat DA,13, memacu sepeda motor Honda Astrea dari Nglipar menuju Ngawen. Ia berboncengan bersama seorang teman. Nahasnya, di lokasi kejadian tiba-tiba kendaraannya oleng hingga menabrak loneng jembatan dan terpental. "DA dinyatakan meninggal dunia,” kata Sutarjo.
Ia berharap peristiwa ini menjadi pelajaran sehingga kasus yang sama tidak terulang. “Haru berhati-hati saat di jalan agar terhindar dari kecelakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.
Viral perempuan bongkar dugaan perselingkuhan suami lewat data misterius pada timbangan pintar atau smart scale di rumahnya.
Imigrasi memperketat pengawasan WNA di Bantul lewat APOA. Hotel, homestay, dan vila diwajibkan melaporkan tamu asing secara berkala.
Hanung Bramantyo mengadaptasi Children of Heaven berlatar SD Muhammadiyah dengan pesan kuat tentang pendidikan karakter anak.
KPAID Kota Jogja mendorong penerapan pasal lebih berat dalam kasus dugaan kekerasan anak di Daycare Little Aresha
Pemerintah memangkas anggaran MBG 2026 menjadi Rp268 triliun demi efisiensi program Makan Bergizi Gratis.