PAD Wisata Gunungkidul Melejit, Dewan Minta Target Dinaikkan
PAD wisata Gunungkidul tembus Rp26 miliar hingga Mei 2026. DPRD meminta target pendapatan daerah dinaikkan saat APBD Perubahan.
Foto ilustrasi tempat kejadian perkara. - Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pengendara Honda Mobilio AD 1729 YY dengan Toyota Fortuner AE 1002 ZZH terjadi di ruas jalan nasional di Padukuhan Munggi Pasar, Semanu, Kapanewon Semanu, Rabu (2/7/2025) sekitar pukul 00.30 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun sopir dan seluruh penumpang dalam mobil yang terlibat kecelakaan sempat dibawa ke rumah sakit.
Kepala Unit Penegakkan Hukum (Gakkum), Satlantas Polres Gunungkidul, Ipda Nur Ikhwan mengatakan, peritiwa kecelakaan ini bermula saat Toyota Fortuner yang dikendarai Atmojo Sarwo Nugroho asal Pacitan, Jawa Timur melaju dari arah timur menuju Wonosari. Sesampainya di perempatan Pasar Munggi, dari arah utara melaju Honda Mobilio yang dikendarai Viping Fatmawati asal Sragen, Jawa Tengah dengan tujuan ke selatan sehingga menyeberangi ruas jalan nasional III.
Dikarenakan jarak yang terlalu dekat, kedua pengendara tidak bisa mengendalikan laju kendaraan sehingga saling bertabrakan. Akibat kecelakaan ini, kedua mobil mengalami kerusakan dan sudah diamankan di Mapolres Gunungkidul untuk barang bukti penanganan kasus.
“Kami sudah mendatangi lokasi kejadian untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata Nur, Rabu pagi.
Selain kedua mobil rusak, sopir dan penumpang juga sempat dilarikan ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan. Dijelaskannya, didalam mobil Honda Mobilo terdapat enam penumpang.
Adapun kondisinya, sopir mengalami luka di dada dan tangan kiri lecet sehingga dilarikan ke RSUD Wonosari. Sedangkan, enam penumpang didalamnya juga mengalami luka ringan dan sempat dibawa ke sejumlah rumah sakit terdekat dari lokasi kejadian.
“Kondisinya sadar semua, tapi memang ada luka ringan sehingga butuh pemeriksaan lanjutan untuk memastikan tidak ada masalah,” katanya.
Untuk pengendara Toyota Fortuner, selain sopir juga ada satu penumpang didalamnya. Kondisi sopir dalam keadaan sadar dan sempat dibawa ke Rumah Sakit Panti Rahayu untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Kondisi penumpangnya atas nama Aditya juga mengalami luka lecet dan juga sempat dirawat di Panti Rahayu,” katanya.
Kasihumas Polres Gunungkidul, AKP Suranto mengimbau kepada Masyarakat untuk berkendara dengan hati-hati dan terus mematuhi peraturan berlalulintas. Kehati-hatian dibutuhkan untuk mengurangi terjadinya kecelakaan di jalan raya.
“Ini berlaku untuk semua pengendara, baik roda dua maupun roda empat. Tidak boleh ngebut dan harus pakai alat pelindung, helm bagi pengendara motor dan sabuk pengaman bagi yang naik mobil,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PAD wisata Gunungkidul tembus Rp26 miliar hingga Mei 2026. DPRD meminta target pendapatan daerah dinaikkan saat APBD Perubahan.
Seskab Teddy Indra Wijaya membeli 35 sapi jumbo dari peternak Boyolali untuk kebutuhan kurban Iduladha 1447 Hijriah.
TPS Surabaya menangani ekspor tiga unit locomotive platform PT INKA ke Australia, melengkapi total pengiriman 16 unit.
Dosen UMY mengingatkan mahasiswa soal bahaya paylater yang memicu perilaku konsumtif, utang, hingga stres finansial menurut Islam.
Jonatan Christie langsung fokus ke Indonesia Open 2026 usai tersingkir pada babak pertama Singapore Open dari Prannoy H.S.
Wakil Menlu Rusia menuding Pentagon memanfaatkan Starlink untuk campur tangan urusan dalam negeri negara lain melalui internet satelit.