Bus Sekolah Gunungkidul Belum Normal, Ini Penyebabnya
Layanan bus sekolah Gunungkidul belum kembali normal. Kenaikan BBM non-subsidi membuat enam rute belum melayani penjemputan siswa saat pulang.
Ilustrasi kecelakaan - Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kecelakaan beruntun melibatkan tiga sepeda motor di ruas jalan Semin-Karangmojo, tepatnya di Padukuhan Warung, Gedangrej, Karangmojo, Selasa (31/10/2023) sore. Akibat peristiwa ini, seorang pengendara motor berinisial R, 62, asal Kalurahan Karangsari, Semin meninggal dunia.
Kecelakaan beruntun ini bermula saat R yang berboncengan dengan S, 58, melaju menggunakan sepeda motor Honda Supra AB 3589 FW dari Semin menuju Karangmojo. Sesampainya di lokasi kejadian, korban dikagetkan adanya lubang di tengah jalan sehingga berusaha menghindar dengan membelokan motor ke kanan.
Nahasnya, di belakang ada LA, juga melaju sepeda motor Honda Sonic B 4283 TOX yang dikendarai TR, 18, asal Kalitekuk, Semin tak bisa menguasai laju sepeda motor sehingga menabrak kedua motor yang terlebih dahulu terlibat tabrakan.
“Kecelakaan yang terjadi beruntun dan melibatkan tiga motor yang dikendarai oleh warga Semin,” kata Kanit Pengakkan Hukum, Satlantas Polres Gunungkidul, Iptu Darmadi, Rabu (1/11/2023) siang.
Dia menjelaskan, akibat kejadian ini R mengalami lukan serius di bagian dada hingga akhirnya meninggal dunia. Adapun S yang diboncengkan hanya mengalami luka ringan. “Untuk korban LA mengalam patah tangan kanan. Sedangkan pengendara ketiga TR hanya luka lecet di bagian kaki,” katanya.
BACA JUGA: Pengemudi Mengantuk, Mobil Tercebur Sungai di Kretek Bantul
Darmadi mengungkapkan, untuk korban luka sudah mendapatkan perawatan di rumah sakit. Hasil pemeriksaan yang dilakukan di lapangan, kecelakaan maut terjadi karena korban berusaha menghindari lubang di tengah jalan. “Coba menghindari dengan membelokan motor ke kanan. Tapi, dari arah berlawanan ada pengendara lain sehingga terjadi tabarakan,” katanya.
Dia berharap peristiwa ini menjadi pelajaran bersama. Darmadi meminta kepada setiap pengendara untuk lebih berhati-hati dikarenakan kondisi jalanan berlubang bisa membuat terjadinya kecelakaan. “Tentunya harus terus mematuhi peraturan lalu lintas dan hindari kebut-kebutan karena bisa membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” katanya.
Terpisah, Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidu, Wadiyana mengatakan di jalur Karangmojo-Semin memang ada yang rusak dengan kondisi berlubang. Kendati demikian, ia mengakui kerusakan tersebut bukan wewenang pemkab karena status jalan merupakan milik Pemerintah DIY. “Itu jalan provinsi. Tetapi, akan segera kami koordinasikan untuk upaya perbaikan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Layanan bus sekolah Gunungkidul belum kembali normal. Kenaikan BBM non-subsidi membuat enam rute belum melayani penjemputan siswa saat pulang.
IRGC mengklaim meluncurkan rudal dan drone ke pangkalan militer AS di Yordania dan Kuwait sebagai balasan atas serangan AS.
Jumog River Tubing resmi beroperasi di Karanganyar. Wisatawan bisa menyusuri sungai 800 meter selama 20 menit dengan tiket Rp25.000.
PSIM Jogja mempertahankan 12 pemain lokal usai evaluasi tim sebagai persiapan menghadapi Super League 2026/2027.
Basarnas Makassar menemukan lima korban KM Nurul Salsa dalam kondisi selamat di perairan Selayar. Sebanyak 20 penumpang masih dalam pencarian.
Apple dan Departemen Kehakiman AS mulai membahas penyelesaian gugatan antimonopoli yang diajukan sejak 2024.