Gunung Merapi Terus Muntahkan Lava dan Awan Panas
Aktivitas Gunung Merapi masih tinggi dengan status Level III (Siaga). BPPTKG mencatat satu awan panas guguran dan 151 guguran lava pada periode 17-23 Juli 2026.
Ilustrasipemilu. /Antara
Harianjogja.com, SLEMAN—Hingga ditutupnya tahap pengajuan bakal calon legislatif (bacaleg), Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu Sleman) Sleman belum menemukan adanya potensi tindakan pelanggaran di tahap pendaftaran bacaleg.
"Bawaslu melakukan pengawasan secara melekat di mulai 1-14 Mei 2023, sampai semalam di pukul 23.59 WIB tidak ada temuan yang kemudian berpotensi ke arah dugaan pelanggaran," terang Ketua Bawaslu Sleman, M. Abdul Karim Mustofa pada Senin (15/5/2023).
Di 2019 Karim menerangkan terdapat sengketa dari partai politik lantaran adanya persyaratan yang tidak terpenuhi. Hal ini mengakibatkan parpol tersebut tidak lolos.
Sementara pada pendaftaran bacaleg tahun ini, Karim belum mendapatkan adanya gugatan ataupun aduan dari parpol. "Tapi di awal pendaftaran ini sepertinya aman. Karena belum ada gugatan ataupun permohonan, aduan dan lain sebagainya terkait dengan penyusunan ataupun daftar caleg di KPU," tegasnya.
Baca juga: Puskesmas Depok 1 Sleman Ditembaki Satpam, Motifnya Sakit Hati Dipecat
Secara prinsip Karim menegaskan Bawaslu Sleman selalu berkoordinasi dengan KPU dan partai politik. Imbauan juga telah diberikan bila terjadi persoalan teknis yang menjadi kendala dalam pendaftaran Bacaleg.
"Memberikan imbauan bila mana ada hal-hal teknis yang menjadi kendala maka kita lakukan penyikapan dan ini tidak sampai arah melanggar prosedur, sampai malam sudah semuanya mengajukan pendaftarannya, 18 Partai politik di Kabupaten Sleman," ujarnya.
Selama mengawasi tahap pendaftaran nama-nama bakal calon legislatif, Bawaslu hanya mencatat ada parpol yang tidak mengoptimalkan jumlah maksimal bacaleg yang dapat diusulkan.
"Ada beberapa partai yang kemudian tidak mengkover seluruh calegnya sampai dengan 50 orang. Ada hanya beberapa nama saja yang kemudian memang bisa diajukan dalam proses pencalegan," ungkapnya.
Dari pengawasan Bawaslu Sleman, keterwakilan perempuan pada daftar nama-nama yang disodorkan parpol ke KPU telah menuju syarat minimal 30 persen. "Keterpenuhan perempuan insyallah itu tidak ada masalah," lanjutnya.
Pasca fase pendaftaran Bacaleg resmi ditutup, penelitian administrasi akan dilakukan terhadap nama-nama bacaleg yang didaftarkan ke KPU. Bawaslu siap menyampaikan ke publik jika ada potensi pelanggaran. "Kalau dimungkinkan ada potensi-potensi pelanggaran secara administrasi nanti akan kita sampaikan," terangnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Aktivitas Gunung Merapi masih tinggi dengan status Level III (Siaga). BPPTKG mencatat satu awan panas guguran dan 151 guguran lava pada periode 17-23 Juli 2026.
Pembangunan Jembatan Garuda di Gunungkidul bertambah menjadi sembilan titik. Program ini ditargetkan mencapai 11 jembatan pada 2026.
Pemkab Sleman bersama Satgas Pangan Polresta Sleman memperkuat pengawasan stok dan harga bahan pokok guna menjaga stabilitas pasokan pangan di wilayah Sleman.
Penyaluran Dana Penguatan Modal Sleman 2026 mencapai Rp6,3402 miliar atau 32,31% dari total plafon Rp19,625 miliar.
Program padat karya di Gunungkidul digelar di 65 titik pada 2026 dengan anggaran Rp100-200 juta per lokasi untuk membuka lapangan kerja dan meningkatkan ekonomi
BMKG mengimbau pengelola PLTA mengantisipasi lonjakan beban listrik selama El Nino. Fenomena ini diperkirakan mencapai puncak pada Desember 2026 hingga Januari