Potensi Air Banyusoco 200 Liter per Detik, Terbuang Sia-Sia ke Sungai
Lebih dari 20 sumber air di Banyusoco, Gunungkidul, mengalir ke Kali Oya. Tujuh titik memiliki debit hingga 200 liter per detik.
Ilustrasi Partai Nasdem/JIBI
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Bantuan keuangan partai politik (Banpol) senilai Rp1,1 miliar mulai disalurkan untuk partai yang memiliki keterwakilan di DPRD Gunungkidul. Meski demikian, Nasional Demokrat atau Nasdem menjadi satu-satunya partai yang belum mencairkan.
Kepala Kesbangpol Gunungkidul, Johan Eko Sudarto mengatakan, pencairan banpol sudah dilaksanakan sejak akhir April 2023. Total ada delapan partai politik yang berhak mendapatkan bantuan keuangan ini. Adapun besarannya disesuaikan dengan jumlah suara sah yang dimiliki masing-masing partai.
Berdasarkan perhitungan yang ada, PDI Perjuangan menjadi partai dengan raihan bantuan terbanyak sebesar Rp268.706.00. Sedangkan bantuan terkecil diperoleh Partai Demokrat dengan jumlah 25.700 suara sehingga berhak menerima bantuan sebesar Rp64.404.000.
“Total alokasi banpol untuk delapan partai mencapai Rp1.109.012.000,” kata Johan kepada wartawan, Selasa (16/5/2022).
Menurut dia, sudah ada tujuh partai yang mencairkan bantuan ini. Adapun Partai Nasaem belum bisa mencairkan dikarenakan adanya pergantian pengurusan partai.
Baca juga: Pemuda Gunungkidul Tewas Tertembak Senjata Laras Panjang Briptu MK saat Berada di Panggung
Adapun ketujuh partai lain seperti PDI Perjuangan, PAN, Golkar, PKS, PKB, Gerindra dan Demokrat telah mencairkan bantuan. “Ya kalau semuanya beres [pengurusan parta], maka bisa segera mencairkan,” katanya.
Meski masih ada satu partai yang belum mencairkan, Johan berharap banpol yang dikucurkan dapat digunakan sesuai dengan tujuan pemberian dana. Salah satunya untuk membangun kemandirian partai politik serta untuk pendidikan politik bagi masyarakat.
“Adanya bantuan ini, parpol juga harus membuat laporan pertanggungjawaban penggunaan anggaran. Nantinya, laporan tersebut menjadi salah satu syarat pencairan di tahun berikutnya,” katanya.
Disinggung mengenai potensi menaikkan besaran banpol, Johan mengakui hingga sekarang belum ada rencana. Adapun besaran bantuan yang diberikan masih sama dengan penyaluran di tahun-tahun sebelumnya.
Pergantian Pengurus
Sekretaris DPD NasDem Gunungkidul, Agus Sujadmo saat dikonfirmasi membenarkan bahwa partainya belum bisa mencairkan banpol. Menurut dia, pencairan belum bisa dilakukan karena adanya pergantian pengurusan sehingga pengurusan di kesbangpol agak tertunda.
“Kebetulan Ketua DPD Nasdem Gunungkidul belum lama ini meninggal dunia sehingga ada penggantian pengurusan. Jadi, kami harus mengulang dari awal lagi,” katanya.
Agus mengakui sudah tidak ada masalah dan partainya juga telah mengurus pencairan banpol ke kesbangol. “Sudah diurus dan mudah-mudahan bisa segera dicairkan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lebih dari 20 sumber air di Banyusoco, Gunungkidul, mengalir ke Kali Oya. Tujuh titik memiliki debit hingga 200 liter per detik.
DPR tetap menggelar rapat paripurna 27 Agustus dengan agenda laporan perkembangan RUU Perampasan Aset di tengah rencana demonstrasi.
Lamora Sagan Yogyakarta menghadirkan program wedding package bertajuk *“Begin Forever Together”* sebagai pilihan bagi pasangan yang ingin menggelar pernikahan.
PLN Indonesia Power siap mendukung program PLTS 100 GWp melalui pengembangan energi surya yang andal, kompetitif, dan berkelanjutan.
Sebanyak 18.504 polisi dikerahkan mengawal demo Jakarta hari ini. Pengamanan difokuskan di DPR/MPR dan sejumlah titik strategis.
Cek link CCTV Jakarta hari ini, Kamis 27 Agustus 2026, untuk memantau kondisi jalan di Senayan, GBK, Bendungan Hilir, dan Kuningan Barat.