Bukan Sekadar Buka Lomba, Wawali Astrid Turun ke Sungai dan Mancing Bareng Warga
Wawali Surakarta Astrid Widayani ikut lomba mancing bersama warga di Sungai Toklo. Ia mengajak warga menjaga kebersihan sungai.
Anggota DPD RI dapil DIY, GKR Hemas dan Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo kegiatan Syawalan Karangtaruna se-Kabupaten Sleman di Aula Kantor Kalurahan Banyuraden, Gamping, Jumat (19/5/2023) malam. Dok.humassleman
Harianjogja.com, SLEMAN- Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo menilai peran aktif generasi muda sangat penting dalam transformasi digital saat ini. Salah satunya, untuk membantu Pemkab Sleman dalam melakukan transformasi digital bagi masyarakat Sleman.
"Generasi muda yang tergabung dalam organisasi Karangtaruna ini memiliki peran sekaligus penerus pembangunan khususnya di Sleman. Generasi muda juga sangat berperan dalam transformasi digital dan peningkatan kesadaran literasi digital," katanya dalam kegiatan syawalan Karangtaruna se-Kabupaten Sleman di Aula Kantor Kalurahan Banyuraden, Gamping, Jumat (19/5/2023) malam.
BACA JUGA: Digitalisasi Pasar Tradisional Diklaim Mampu Membantu Pengembangan UMKM
Menurut Kustini, generasi muda saat ini, yang sejak lahir sudah mengenal gawai dan kental dengan teknologi digital, bisa berperan aktif dan menjadi pionir dalam proses transformasi digital untuk mempercepat pembangunan di Kabupaten Sleman.
"Saya berharap, generasi muda berani tampil dan berpartisipasi aktif dalam literasi digital dan bisa memanfaatkan peluang yang ada sehingga dapat membawa perubahan yang positif agar cakupan melek digital dapat mencakupsejumlah sektor," katanya.
Dukungan bagi peran generasi muda terhadap transformasi digital juga disampaikan Anggota DPD RI dapil DIY, GKR Hemas yang juga hadir dalam acara ini. Kegiatan syawalan ini dikemas dengan talkshow dengan narasumber GKR Hayu yang mengupas tema tentang peluang profesi cuan di ruang digital.
BACA JUGA: Hati-Hati, Serangan Siber Mengintai di Tengah Tren Digitalisasi
"Banyak generasi muda (Gen Z) yang berhasil membangkitkan peluang ekonomi dengan memanfaatkan berbagai platform digital. Hal ini berdampak besar pada perkembangan perekonomian," kata GKR Hemas.
Terlebih, lanjut Hemas, kondisi pandemi beberapa waktu lalu yang menjadikan suatu momentum dalam upaya meningkatkan transformasi digital. Menurutnya, kondisi pandemi Covid 19 mendorong dan mengharuskan adanya transformasi digital.
"Saat ini digitalisasi telah mendapat perhatian dari pemerintah. Dia berharap generasi muda mengambil peran dan memiliki antusias yang tinggi dalam memanfaatkan peluang transformasi digital," ujar Hemas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wawali Surakarta Astrid Widayani ikut lomba mancing bersama warga di Sungai Toklo. Ia mengajak warga menjaga kebersihan sungai.
Menko Pangan Zulkifli Hasan menyebut gaji manajer KDKMP bersumber dari APBN dengan pendapatan Rp6,8 juta-Rp8,3 juta per bulan.
Dinkes Semarang menyebut kualitas udara radius 2 km TPA Jatibarang tidak sehat usai kebakaran, warga diminta waspadai gangguan pernapasan.
Polda Sumut menyita 244 kg sabu dari tiga kasus berbeda di Asahan, Aceh Timur, dan Langkat. Sebanyak sembilan tersangka diamankan.
Wali Kota Magelang Damar Prasetyono meminta warga mewaspadai kebakaran di permukiman padat, terutama saat cuaca panas berkepanjangan.
Polresta Jogja menyatakan dugaan pungli dan pemerasan terhadap Bolosego di Alkid tak memenuhi unsur pidana setelah memeriksa 17 orang.