Advertisement
Ngeri! Dalam Sepekan, Tiga Kasus Pengeroyokan Terjadi di Bantul
Ilustrasi. - Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL—Polres Bantul mencatat selama kurun waktu minggu ke-3 Mei 2023 telah terjadi tiga kasus pengeroyokan di Bumi Projotamansari.
Kasihumas Polres Bantul, Iptu I Nengah Jeffry Prana Widnyana mengatakan berdasarkan rekapitulasi ejadian tindak pidana pengeroyokan yang terjadi dari 15-21 Mei 2023, ada tiga kejadian. Masing-masing ada di wilayah Pundong, Sewon dan Kasihan.
Advertisement
Dari data yang ada, kata Jeffry, peristiwa pengeroyokan tersebut terjadi pada malam hari hingga dini hari. “Modus operandi yang digunakan adalah para pelaku menghadang korban di jalan umum kemudian dipukuli dgn tangan kosong, ada juga yang disabet dengan senjata tajam jenis celurit,” kata Jeffry, Senin (22/5/2023).
Untuk jumlah korban sebanyak tiga orang yang mengalami luka lebam, luka robek di dahi, serta pendarahan di kepala. “Sebanyak enam pelaku berhasil diamankan dari tiga kasus pengeroyokan tersebut, sementara enam lainnya masih buron,” ungkap Jeffry.
BACA JUGA: Dua Pekan Ramadan, Polres Bantul Tangkap 45 Remaja
Sementara itu, dari upaya Polres Bantul memberantas penyakit masyarakat (pekat), khususnya minuman keras (miras), dalam kurun waktu minggu ke-3 Mei 2023, jajaran Polres Bantul berhasil menyita barang bukti berupa miras oplosan sebanyak 66 botol. Miras tersebut disita oleh Polsek Bantul dan Polsek Imogiri yang menggelar razia di wilayahnya.
Jeffry mengatakan, Polres Bantul berkomitmen untuk memberantas peredaran miras khususnya oplosan di Kabupaten Bantul. Hal ini demi menjaga kamtibmas yang aman dan nyaman di wilayah Bantul. “Kami akan terus meningkatkan razia miras guna mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas maupun korban jiwa akibat miras,” ujarnya.
Menurutnya, sering kali miras menjadi faktor pertama dalam tindak kejahatan, dan miras juga dapat membahayakan kesehatan bahkan dapat mengakibatkan hilangnya nyawa bila berlebihan atau menggunakan bahan bahaya yang tentunya tidak layak konsumsi.
Jeffry juga mengimbau agar masyarakat dapat berperan serta dalam memberantas peredaran miras di wilayah Bantul. “Apabila ada warga masyarakat yang mengetahui adanya penjualan miras ilegal, segera laporkan kepada kami,” ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Polda Jateng Kawal Ketat 224 Destinasi Wisata Selama Libur Lebaran
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Arus Balik, 15.287 Kendaraan Keluar DIY Via Gerbang Tol Purwomartani
- Lebaran, Pengunjung Candi Prambanan Capai 18.500 Orang Sehari
- Simpan Ini! Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 24 Maret 2026
- Jadwal KRL Keberangkatan dari Palur & Solo Balapan, Selasa 24 Maret
- Jadwal Prameks Jogja-Kutoarjo 24 Maret 2026, Cek di Sini
Advertisement
Advertisement






