Advertisement
Diklaim Berhasil, Transaksi Gunungkidul Expo Tembus Rp1,1 Miliar
Deretan stan IKM yang ikut menggelar promosi di ajang Gunungkidul Expo 2019 di Gedung Serbaguna Siyono, Playen, Minggu (16/6/2019).dok - Harian Jogja
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Perdagangan mencatat transaksi selama penyelenggaraan Gunungkidul Expo di Taman Budaya Gunungkidul di Kalurahan Logandeng, Playen mencapai Rp1,1 miliar. Selain menjadi rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten ke-192, pameran tersebut menjadi ajang untuk pameran potensi daerah.
Sekretaris Dinas Perdagangan Gunungkidul, Yuniarti Ekoningsih mengatakan, penyelenggaraan Gunungkidul Expo berjalan dengan sukses. Selama lima hari penyelenggaraan mulai 26-30 Mei 2023 terus dipadati pengunjung. "Untuk memeriahkan acara, kami juga menyajikan pentas musik ke pengunjung,” katanya, Kamis (1/6/2023).
Advertisement
BACA JUGA: Mulai Hari Ini, SPBU di DIY Terapkan Skema Full Registrant untuk Pembelian Solar Subsidi
Yuniarti mengungkapkan selama penyelenggaraan tercatat ada 100 pelaku UMKM yang mengikuti. Total perputaran uang yang masuk mencapai Rp1.152.754.000. "Total transaksi yang masuk sudah diumumkan pada saat penutupan expo," katanya.
Ditambahkan dia, total transaksi terbanyak dilakukan secara tunai yang jumlahnya mencapai Rp1.135.393.500. Sedangkan transaksi non tunai tercatat sebanyak 17.369.500.
“Penyelenggaraan berjalan dengan sukses. Kami berterimakasih kepada pihak-pihak yang telah membantu dalam acara. Salah satunya dukungan dari dana keistimewaan untuk Gunungkidul Expo,” katanya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Kepala Dinas Perdagangan Gunungkidul, Kelik Yuniantoro. Menurut dia, acara expo tidak hanya menjadi rangkaian hari jadi Gunungkidul ke-192, namun juga sebagai sarana pamaeran potensi daerah.
Dia menjelaskan, peserta pameran mayoritas didominasi oleh produk UMKM di Gunungkidul yang bergerak di bidang kerajinan dan olahan makanan. Selain itu juga diisi berbagai produk mulai dari perbankan hingga mebel asli karya warga di Bumi Handayani. “Tidak hanya sukses, acara juga berlangsung meriah,” katanya.
Kelik menekankan, kegiatan tidak hanya sebatas acar rutin saat perayaan hari jadi. Namun demikian, sambung dia, pelaksanaan sebagai ajang untuk unjuk kualitas produk dari UMKM di Gunungkidul.
“Sesuai dengan arahan dari Bapak Bupati, UMKM Gunungkidul harus berkembang. Salah satunya bisa menembus ke pasar modern, jadi ajang ini bisa sebagai sarana mengenalkan produk secara luas. Nantinya juga dipilih stand terbaik sebagai pemenang pameran,” katanya.
Keberhasilan penyelenggaraan Gunungkidul Expo, Dinas Perdagangan berencana menggelar acara ini sebanyak dua kali dalam satu tahun. “Masih kami kaji, tapi kami berharap acara pameran potensi daerah ini bisa ditambah penyelenggaraannya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
BPJS Ketenagakerjaan Beri Keringanan Iuran 50 Persen Bagi Pekerja BPU
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- WFH Jumat untuk ASN Sleman Mulai Digodok, Layanan Publik Tetap Jalan
- Jumat Agung, Tablo Salib di Gereja Pugeran Jogja Dihidupkan Anak Muda
- Kunjungi Museum Andi Bayou, DPRD DIY Susun Regulasi Baru
- Angin Kencang Terjang Sleman, Pohon Tumbang Timpa Mobil dan Rumah
Advertisement
Advertisement








