DPRD Sleman Dorong Pengembangan Trans Sembada, Jangkauan Rute Harus Luas
DPRD Sleman mendukung Trans Sembada untuk mengatasi kemacetan, tetapi meminta rute diperluas agar akses transportasi umum lebih mudah.
Ilustrasi sapi/Pixabay
Harianjogja.com, KULONPROGO—Kabupaten Kulonprogo akan mendatangkan hewan kurban dari daerah lain untuk mencukupi kebutuhan Iduladha 2023.
BACA JUGA: Ketersediaan Hewan Kurban di Sleman Belum Terpenuhi
Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kulonprogo, Trenggono Trimulyo mengatakan, saat ini Kulonprogo masih kekurangan hewan kurban untuk Iduladha 2023.
"Kekurangannya mencapai 1.592 ekor hewan ternak dari total yang tersedia ada 7.755 ekor,” kata Trenggono ditemui pada Senin (5/6/2023).
Dari total ketersediaan hewan kurban tersebut, sebanyak 2.722 ekor di antaranya adalah sapi, lalu 2.987 ekor kambing, dan 2.046 ekor domba. Padahal total kebutuhan hewan kurban mencapai 9.407 ekor.
“Kebutuhan untuk sapi mencapai 3.406 ekor, lalu kambing 3.521 ekor, dan domba 2.480 ekor. Kekurangannya akan kami ambilkan dari daerah lain khusunya dari Kabupaten Gunungkidul,” lanjutnya.
Ia menambahkan, jawatannya kini telah memiliki serangkaian persiapan menjelang Iduladha 2023. DPP akan melakukan sosialisasi pemotongan hewan kurban pada masyarakat, membentuk tim pengawasan pemotongan hewan kurban dan memantau tempat penampungan hewan kurban.
“Jadi upaya itu digunakan untuk mengecek ada tidaknya penyakit menular dan penyakit zoonosis. Selain itu, kami juga akan melaksanakan rapat koordinasi dengan tim pengawasan pemotongan hewan kurban,” ungkapnya.
Lebih jauh, Trenggono mengatakan, per hari Rabu 31 Mei 2023, melalui surveillans kesehatan hewan ternak tidak ditemukan tambahan ternak dengan gejala klinik Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Kendati demikian, total komulatif kasus PMK menyentuh angka 1.708.
“Total kesembuhan hewan ternak terhadap PMK sampai Rabu 31 Mei 2023 mencapai 96% atau setara 1.640 ekor,” paparnya.
Sementara untuk capaian kegiatan vaksinasi PMK, mengacu pada data Juni 2022 sampai Mei 2023 mencapai 64.249 dosis dengan vaksinasi dosis I mencapai 33.182 dosis, lalu vaksinasi dosis II mencapai 30.810 dosis, dan vaksinasi dosis III mencapai 257 dosis.
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kulonprogo, Priyo Santoso telah meminta DPP untuk melakukan pengawasan terhadap masuknya hewan kurban ke Kulonprogo.
“Dengan begitu hewan korban tidak akan membawa penyakit masuk ke Kulonprogo. Kalau hewan kurban lokal, kami telah meminta petugas lapangan untuk melakukan pemeriksaan intensif,” kata Priyo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Sleman mendukung Trans Sembada untuk mengatasi kemacetan, tetapi meminta rute diperluas agar akses transportasi umum lebih mudah.
Polresta Jogja mendalami dugaan pungli food truck di Alkid, termasuk klaim permintaan jatah makan oleh anggota polisi dan tarif parkir jutaan rupiah.
DPRD Bantul menilai kinerja Perumda Aneka Dharma masih perlu didorong agar kontribusi terhadap PAD dan pengelolaan ITF Bawuran meningkat.
Keraton Yogyakarta menegaskan food truck di Alkid telah mengantongi izin. Dugaan pungutan parkir disebut bukan pungutan resmi Keraton.
Logo Asian Games 2026 Aichi-Nagoya menyimpan makna di balik warna ungu, emas, hijau serta huruf A dan N yang mewakili Asia, Aichi, dan Nagoya.
Ketua DPRD DIY, Nuryadi menyebut kondisi fiskal DIY masih aman hingga akhir 2026 meski pemerintah daerah harus terus menyesuaikan diri dengan kebijakan pemerint