Penguatan Regulasi Jadi Kunci Pengelolaan Keuangan Haji yang Akuntabel
Penguatan regulasi menjadi salah satu aspek penting untuk memastikan pengelolaan keuangan haji berjalan secara profesional, akuntabel, dan berkelanjutan.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo. Dok.humas
SLEMAN-Kurang dari sepekan umat Islam akan merayakan Hari Raya Idul Adha, sebuah hari raya yang memiliki makna luar biasa. Perayaan Idul Adha sejatinya bermakna sebagai sebuah refleksi diri untuk mentaati perintah Allah SWT sekaligus menghidupkan semangat berbagi rezeki kepada sesama.
Menurut Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, Idul Adha merupakan sebuah bentuk bentuk ibadah dan momentum berbagi rezeki bagi sesama. Namun perlu diingat bahwa dalam pelaksanaan penyembelihan hewan kurban juga menimbulkan limbah hewan kurban yang perlu dikelola dengan baik sehingga tidak mencemari lingkungan.
"Selama ini banyak ditemui limbah penyembelihan hewan kurban dibuang ke sungai. Tentunya praktik pembuangan limbah ini sangat disayangkan mengingat limbah hewan kurban seperti darah, usus dan kotoran hewan kurban mengandung bakteri yang dapat merusak lingkungan jika dibuang sembarangan," katanya, Rabu (21/6/2023).
Seyogyanya, lanjut Kustini, limbah penyembelihan hewan kurban dikelola dengan baik sehingga tidak mencemari lingkungan. Sesuai anjuran Dinas Lingkungan Hidup, masyarakat sebaiknya menggali lubang pembuangan limbah hewan kurban yang ditutup kembali setelah selesai penyembelihan.
"Dengan cara tersebut diharapkan limbah hewan kurban tidak mencemari sungai dan tidak menimbulkan dampak buruk bagi masyarakat yang memanfaatkan sungai tersebut Idul Adha juga identik dengan semangat berbagi bagi sesama," kata Kustini.
Momen pembagian daging kurban, lanjutnya, merupakan momen yang ditunggu oleh seluruh masyarakat. Semangat berbagi ini sebaiknya juga dikemas dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan. "Selama ini banyak dijumpai pembagian daging kurban menggunakan kantong plastik yang kita ketahui merupakan salah satu limbah limbah yang sulit diurai," ujarnya.
Selain itu, sambungnya, perlu diketahui bahwa selain merusak lingkungan, kantong plastik berwarna hitam juga buruk bagi kesehatan karena berasal dari proses daur ulang yang sumbernya bisa dari berbagai limbah. Kantong plastik tersebut tidak memilki kualitas “food grade” mengandung zat karsinogen serta bahan kimia lainnya.
"Sangat disayangkan jika semangat berbagi di hari raya ini justru menimbulkan masalah baru bagi lingkungan kita. Oleh karena itu melalui tulisan ini saya menghimbau kepada seluruh panitia penyembelihan kurban untuk beralih menggunakan kemasan ramah lingkungan seperti daun jati, daun pisang atau besek yang lebih ramah lingkungan serta tidak berdampak buruk bagi kesehatan," katanya.
Sebagai pedoman pemotongan hewan kurban, sambung Kustini, Pemkab Sleman telah menerbitkan Surat Edaran Bupati Sleman No.032 Tahun 2023 tentang Panduan Pelaksanaan Kurban dan Pemotongan Hewan. Sebelumnya, Pemkab Sleman juga telah melakukan sosialisasi tentang pelaksanaan kurban dan pemotongan hewan kurban di setiap kapanewon dengan memperhatikan prinsip kesejahteraan hewan dan upaya pengendalian penyakit PMK, LSD dan PPR.
Tidak hanya itu selama pelaksanaan penyembelihan, Pemkab Sleman akan menugaskan 300 orang petugas pengawasan pemotongan hewan kurban yang dikoordinasikan oleh 14 Puskeswan. Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Sleman juga telah melakukan sosialisasi dan pembekalan kepada 40 orang mahasiswa dari Fakultas Kedokteran Hewan UGM untuk dapat turut mengawasi pelaksanaan penyembelihan tersebut.
Dengan upaya ini, dia harap dapat meminimalisir kesalahan dalam proses penyembelihan dan pengelolaan limbah hewan ternak. "Saya mengajak seluruh warga Sleman untuk merayakan Hari Raya Idul Adha dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan kita. Mari kita gunakan wadah alternatif, Idul Adha akan semakin berkah dengan mengurangi kantong plastik. Semoga Idul Adha menjadi berkah bagi semua umat," ungkap Kustini. (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penguatan regulasi menjadi salah satu aspek penting untuk memastikan pengelolaan keuangan haji berjalan secara profesional, akuntabel, dan berkelanjutan.
Bayern Munich ditahan Borussia Dortmund 2-2 dalam Der Klassiker. Fabio Silva menjadi penentu setelah gol Konrad Laimer dan Upamecano.
Bapanas menyebut dugaan pengoplosan 600 ton beras SPHP berpotensi merugikan negara Rp3,3 miliar akibat subsidi tak sampai ke masyarakat.
AC Milan mengalahkan Inter Milan 3-1 dalam Derby della Madonnina. Christian Pulisic, Adrien Rabiot, dan Diego Moreira menjadi pencetak gol.
Prabowo menerima 250 anggota Kadin dan 400 peserta P3MDI di Hambalang. Kadin melaporkan investasi domestik hampir Rp2.000 triliun.
Penambang pasir Sungai Progo berharap pemerintah menerbitkan Rekomtek pompa mekanik. PPRY juga menyalurkan 250 paket sembako di Gulurejo.