Sampah Menggunung di DAM Winongo, Irigasi Sawah Tersendat
Tumpukan sampah memenuhi DAM Winongo di Bantul usai hujan deras di hulu Sleman dan sempat menghambat irigasi sawah warga.
Suasana Jalan Malioboro saat long weekeng dipadati oleh wisatawan domestik dan mancanegara, Kamis (29/6/2023). Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA—Destinasi wisata favorit di kawasan jantung Kota Jogja, Jalan Malioboro kembali dipadati wisatawan domestik maupun mancanegara pada libur Iduladha. Keramaian Malioboro mulai pada sore hingga menjelang malam, Kamis (29/6/2023).
Pantauan di lapangan wisatawan tampak menikmati aktivitas berjalan-jalan sepanjang Malioboro hingga kawasan Titik Nol Kilometer. Para pelancong yang datang ini didominasi wisatawan domestik, keluarga dan rombongan sekolah.
Berlatar deretan bangku estetik hingga spot-spot ikonik di Malioboro, wisatawan juga banyak yang berswafoto. Sebagian lagi memadati kawasan belanja di Teras Malioboro, Pasar Beringharjo, pasar Sore Malioboro maupun pusat-pusat perbelanjaan. Tidak ketinggalan beragam kuliner yang ada menjadi pilihan para wisatawan.
Selain menikmati suasana khas Jogja, wisatawan juga bisa berkeliling Malioboro dengan menggunakan transportasi tradisional yakni andong dan becak.
Salah satunya, Nabila Abdat wisatawan asal Jakarta yang membawa serta dua buah hatinya berkeliling Malioboro menggunakan transportasi tradisional khas Jogja yakni Andong.
Menurutnya, jalan Malioboro selalu memberi ruang untuk menikmati momen liburan dengan nuansa khas yang hanya bisa dirasakan ketika ia datang berkunjung.
"Suasananya indah, keren. Lagi mau naik delman [andong] ini sama anak-anak. Kebetulan liburan keluarga iya sama libur sekolah," jelas Nabila.
Tak hanya mengunjungi Malioboro saja, dia pun berencana menikmati momen liburan di beberapa destinasi lainnya yang ada di Kota Jogja.
"Rencananya sih ada beberapa tempat lain mungkin ke Alun-alun atau Keraton, dan sebagainya," kata Nabila.
Tak hanya kawasan Malioboro, masa liburan Iduladha juga dimanfaatkan wisatawan berkunjung ke destinasi Taman Pintar. Destinasi wisata edukasi ini menawarkan wahana belajar dan bermain untuk mengenal sains, sejarah, budaya hingga teknologi ramah lingkungan.
BACA JUGA: SMP di Gunungkidul Kekurangan Murid, Lebih dari 3.000 Kursi Tak Terisi
Destinasi lainnya yang banyak dikunjungi yakni kawasan Gembira Loka Zoo yang menampilkan wahana-wahana satwa, zona petting dan playground bagi wisatawan terutama anak-anak sekolah.
"Rata-rata per hari bus mencapai seribu wisatawan, sekarang naik tiga kali lipat menjadi tiga ribu per hari. Rombongan wisata di Gembira Loka Zoo didominasi rombongan sekolah baik dari Jogja, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Jawa Barat," jelas Manager Humas Gembira Loka Zoo, Jogja, Yosi Hermawan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tumpukan sampah memenuhi DAM Winongo di Bantul usai hujan deras di hulu Sleman dan sempat menghambat irigasi sawah warga.
Banjir di Sintang Kalimantan Barat putuskan 13 jembatan gantung. Ribuan warga terdampak, distribusi bantuan terkendala.
PSIM Jogja incar 10 besar Super League. Laga penentuan lawan Arema FC jadi kunci di pekan terakhir.
Mahkamah Agung tolak PK kasus korupsi selter tsunami Lombok. Vonis 6 tahun penjara tetap berlaku.
Garebeg Besar Jogja digelar sederhana. Sultan HB X sebut penghematan jadi alasan, tanpa kurangi nilai sakral.
UMKM berpeluang dapat diskon 50% biaya e-commerce. Simak syarat lengkap dari Menteri UMKM Maman Abdurrahman.