Pascagempa Bantul, Tak Ada Status Tanggap Darurat di Bantul

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Sabtu, 01 Juli 2023 19:47 WIB
Pascagempa Bantul, Tak Ada Status Tanggap Darurat di Bantul

Kepala Pelakasana BPBD Bantul, Agus Yuli Herwanta

Harianjogja.com, Bantul—Pemerintah Kabupaten Bantul memastikan tidak ada penetapan status tanggap darurat pascagempa bumi magnitudo 6,0 yang terjadi di barat daya Bantul.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul, Agus Yuli Herwanta menjelaskan alasan tidak ada penetapan status tanggap darurat bencana gempa bumi.

Menurutnya, dari hasil pendataan sementara dan koordinasi dengan berbagai pihak bahwa dampak gempa bumi yang terjadi masih terkendali dan masih mampu diatasi oleh BPBD Bantul bersama masyarakat.

BACA JUGA: Terdampak Gempa Bumi, Atap Dapur Rumah di Sendangsari Sleman Ambruk

Dengan demikian pihaknya belum memerlukan untuk membuat posko bantuan yang memungkinkan pihak lain membantu penanganan pascagempa. “Dari kondisi tersebut kita tidak menetapkan status tanggap darurat. Kita tidak buka posko penerimaan bantuan,” katanya, saat ditemui di kantor BPBD Bantul, Sabtu (1/7/2023).

Agus menyatakan penetapan status tanggap darurat akan dilakukan apabila Pemkab Bantul tidak mampu menangani sendiri dan banyak kebutuhan dari masyarakat. Sejauh ini diakuinya kondisi pascagempa bumi yang terjadi Jumat (30/6/2023) malam, pukul 17.57 WIB tersebut masih dapat teratasi.

“Tidak ada pemadaman listrik, akses komunikasi lancar, jaringan air bersih juga lancar. Sehingga kita belum sampai membutuhkan bantuan pihak lain,” ujarnya.

Kendati demikian, BPBD Bantul tetap akan memberikan bantuan logistik dan bahan bangunan ke lokasi yang terdampak gempa. Bantuan berupa bahan makanan untuk kerja bakti warga dan sejumlah sukarelawan kebencanaan. Kemudian bantuan juga berupa bahan bangunan seperti usuk, reng, semen, dan genteng.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online