PSS Sleman Kehilangan 3 Bek Saat Lawan Bhayangkara FC, Ini Sebabnya
PSS Sleman kehilangan Stefan Ashkovski, Kevin Gomes, dan Christophe Nduwarugira saat menghadapi Bhayangkara FC, Minggu (8/11/2026).
Sekolah, PPDB - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sleman, Ery Widaryana menegaskan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tidak ada kaitannya dengan seragam. Pernyataan ini dikeluarkan Disdik Sleman terkait dengan beredarnya kabar dugaan praktik pungutan liar (pungli) di sejumlah sekolah dengan memaksakan siswa membeli seragam.
"Tahun ini endaftaran siswa baru kami sudah menyampaikan kepada semua sekolah, tidak ada kaitannya seragam dengan PPDB. Saya sudah mengatakan, anak-anak biarkan masuk sekolah dulu," katanya pada Senin (3/7/2023).
Ditegaskan Ery, seragam menjadi tanggung jawab orang tua masing-masing peserta didik. "Biar orang tua yang memikirkan," lanjutnya.
Di dalam pengaragan Ery kepada sekolah-sekolah di Sleman, pembahasan persoalan seragam bisa dimasukkan dua atau tiga bulan ke depan. "Tapi di awal-awal jangan mikirkan itu dulu. Itu sudah kami tegaskan ke sekolah," lanjutnya.
BACA JUGA: PLN: Tak Ada Gangguan Kelistrikan Masif Setelah Gempa Bantul
"Kami sudah menyebar kepada pengawas untuk memantau dan sebelum PPDB kami sudah kumpulkan semua kepala sekolah negeri," tegasnya.
Menurut Ery penerimaan siswa baru harus dilakukan sesuai petunjuk teknis yang berlaku. Artinya bila seorang anak dinyatakan diterima di sekolah tertentu, dia bisa masuk sekolah tersebut tanpa ada suatu musyawarah apapun.
"PPDB biarlah PPDB, lakukan sesuai juknis yang ada, kemudian setelah selesai anak masuk sekolah ya masuk, tanpa ada musyawarah apapun," katanya.
Bila harus diadakan suatu musyawarah, pertemuan yang digelar hanya sebatas utnuk menyampaikan informasi tentang sekolah. Bukan membahas di luar itu, seperti program sekolah, sumbangan atau seragam.
"Kalau ada terpaksa musyawarah itu sekadar untuk menyampaikan informasi. Kami melarang keras sekolah untuk di dua bulan awal ini untuk membahas itu. Biar anak sekolah dulu, setelah dua tiga bulan terkait dengan program sekolah silakan disosialisasikan," katanya.
Ery kembali menegaskan jika menilik aturan yang berlaku, orang tua boleh menyumbang apapun kepada sekolah. "Namanya program sekolah disosialisasikan nanti biar tanggapan orang tua, bukan pungutan. Jadi orang tua di dalam aturannya itu kan orang tua boleh menyumbang apapun tetapi bukan pungutan. Silahkan itu dikomunikasikan tetapi tidak waktu-waktu ini," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSS Sleman kehilangan Stefan Ashkovski, Kevin Gomes, dan Christophe Nduwarugira saat menghadapi Bhayangkara FC, Minggu (8/11/2026).
MacBook Pro 14 inci OLED M5 Pro lebih ringan, tetapi pengujian mencatat kipas mencapai 55,5 dB(A) dan suhu bodi hampir 50 derajat Celsius.
Manchester United masih di zona degradasi setelah imbang 4-4 melawan Aston Villa. Arsenal memimpin klasemen Liga Inggris dengan 27 poin.
Brian Uriarte mengunci gelar Rookie Terbaik Moto3 2026 setelah finis ke-14 di Qatar. Veda Ega menempati posisi kedua klasemen rookie.
Inter Milan mengalahkan Como 2-0 lewat gol Pio Esposito dan Marcus Thuram. Nerazzurri kini mengoleksi 28 poin di Liga Italia.
BMKG mengeluarkan peringatan hujan lebat disertai petir di empat kecamatan di DIY pada Senin dini hari, 9 November 2026.