Sinau Sejarah, Mengulik Peran Jogja di Balik Kemerdekaan Indonesia
sejarah Jogja dapat dilakukan melalui berbagai cara, termasuk menguri-uri nilai dan keteladanan Sri Sultan Hamengku Buwono IX.
Sejumlah siswa SMA/MA di wilayah DIY mengikuti seleksi FL2S kategori seni kriya di halaman kantor Dikpora DIY, Sabtu (8/7/2023) (email)
JOGJA—Sejumlah murid dari Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Madrasah Aliyah (MA) di DIY mengikuti ajang seleksi Festival dan Lomba Seni Siswa (FL2S) di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY, Sabtu (8/7/2023).
Mereka sebelumnya sudah melewati seleksi di tingkat satuan pendidikan dan juga kabupaten kota. Dua peserta terbaik dari masing-masing kabupaten kota berhak untuk ikut tahapan seleksi di jenjang provinsi untuk dikirim mewakili DIY ke tingkat seleksi nasional.
Kepala Seksi SMA Dikpora DIY Supartini menjelaskan, FL2S merupakan kegiatan rutin tahunan yang digelar untuk memberikan ruang pengembangan bagi bakat murid di sektor seni. Selain itu juga bertujuan untuk menggali kearifan lokal melalui ajang yang dilombakan.
"Tahun ini ada 11 cabang lomba yang dibagi ke dalam dua bidang yakni pertunjukan dan penciptaan. Pertunjukan ada tari kreasi, solo vokal, solo gitar, baca puisi dan monolog. Penciptaan ada seni kriya, cipta puisi, cipta lagu, desain poster, film pendek dan komik digital," jelasnya.
Seleksi tingkat satuan pendidikan sudah dimulai sejak April lalu. Sekolah yang ikut serta mengirimkan video untuk masing-masing jenis lomba ke laman Pusat Prestasi Nasional. Dua peserta terbaik berhak ikut ke tahapan seleksi di tingkat provinsi.
"Di tingkat provinsi mereka juga diwajibkan mengirim video dan setelah kami seleksi, murid yang terpilih berhak ikut seleksi luring," katanya.
Sedikitnya 12 peserta terbaik dari masing-masing lomba yang diikuti di tahap seleksi provinsi nantinya akan kembali mengirimkan video secara daring setelah dipastikan lolos ke tahap selanjutnya. Jika karya atau penampilan mereka masuk 10 besar nasional, maka berhak ikut seleksi luring.
"Sebanyak 12 peserta itu masing-masing satu dari setiap jenis lomba dan ditambah satu wakil dari solo vokal puteri. Kami harapkan ajang ini bisa memompa kreativitas siswa dan jadi kesempatan mereka untuk mengasah kemampuan selain di bidang akademik," pungkas Supartini. (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
sejarah Jogja dapat dilakukan melalui berbagai cara, termasuk menguri-uri nilai dan keteladanan Sri Sultan Hamengku Buwono IX.
DPRD Bantul telah membahas 7 dari 12 Raperda 2026. Lima Raperda tersisa ditargetkan rampung dibahas hingga akhir tahun.
Pengamat UGM menilai mismatch kompetensi dan kebutuhan industri memicu pengangguran terdidik serta mendorong penguatan pelatihan vokasi.
Pengadaan sumber air permanen di Kulonprogo membutuhkan Rp300 juta-Rp800 juta. APBD terbatas, perluasan SPAM mengandalkan Danais.
Menteri HAM Natalius Pigai menyebut MBG dan cek kesehatan gratis sebagai bagian dari upaya pemerintah memenuhi hak dasar masyarakat.
Aris Prasena resmi menjadi Kepala Dinas PUP-ESDM DIY. Simak profil, pendidikan, perjalanan karier, hingga tugas strategisnya.