BINAR Universitas Terbuka Perkuat Diplomasi Budaya melalui Pembelajaran Seni
Universitas Terbuka (UT) melalui Program Bina Budaya Antarbangsa (BINAR) kembali menyelenggarakan program internasional yang mempertemukan peserta
Bregada Rakyat Malioboro saat bertugas di sepanjang Jalan Malioboro, belum lama ini. - Harian Jogja-Stefani Yulindriani
JOGJA—Dalam upaya promosi pariwisata yang ada di DIY, Dinas Pariwisata (Dispar) DIY mendukung adanya Bregada Rakyat Malioboro yang bertugas setiap akhir pekan atau weekend di sepanjang Jalan Malioboro.
Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata Dinas Pariwisata (Dispar) DIY, Kurniawan menyampaikan pariwisata berbasis budaya masih menjadi favorit bagi wisatawan yang berkunjung ke Bumi Mataram. Karena itu, menurut Kurniawan, kehadiran Bregada Rakyat Malioboro yang menampilkan budaya Jogja untuk mendukung pariwisata DIY bisa terus diselenggarakan.
“Pariwisata Jogja basisnya budaya, DNA-nya budaya, sehingga kami ingin menampilkan bregada yang menunjukkan budaya Jogja. Ini untuk menambah daya tarik wisata yang ada di Jogja,” katanya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Minggu (9/7/2023).
Dia menyampaikan, selama ini ada empat bregada yang berasal dari kampung wisata di sekitar Malioboro yang bergantian bertugas setiap akhir pekan, yaitu Bregada Suryatmaja dari Kelurahan Suryatmajan,
Kemantren Danurejan; Bregada Reksa Winanga dari Kelurahan Ngampilan, Kapanewon Ngampilan; Bregada Wirasasra dari Kelurahan Sosromenduran, Kemantren Gedongtengen, dan Bregada Saeka Kapti dari Kampung Sosrowijayan, Kelurahan Sosromenduran, Kapanewon Gedongtengen.
BACA JUGA: Tabrak Rumah, Pengendara dan Pembonceng Motor Luka-luka
“Biasanya bregada yang bertugas akan ditanya wisatawan, mereka [bregada] asalnya dari mana. Dari situ bregada bisa ikut mempromosikan pariwisata di kampungnya masing-masing,” katanya.
Dia pun berharap bregada rakyat dapat memberikan informasi pula terkait pariwisata di DIY. Selain itu, bregada dapat mempromosikan pula potensi di setiap kampung wisata pada wisatawan.
Saat ini, menurut dia, ada beberapa dokumen yang ada di hotel sepanjang dari Tugu Pal Putih hingga Jalan Malioboro yang mengenakan baju bregada rakyat. Keberadaan doorman tersebut menurut Kurniawan juga turut mendukung promosi pariwisata berbasis budaya yang ada di DIY. “Memang tujuannya selain untuk mendukung promosi pariwisata di Malioboro, juga mengisi sumbu filosofi di kawasan tersebut,” katanya. (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Universitas Terbuka (UT) melalui Program Bina Budaya Antarbangsa (BINAR) kembali menyelenggarakan program internasional yang mempertemukan peserta
KBD Tahap III-V Solo menyasar Gandekan, Tipes dan Semanggi dengan perbaikan talud, pavingisasi dan saluran air untuk cegah genangan.
PISA 2025 menempatkan Singapura teratas di ASEAN. Indonesia berada di posisi keenam berdasarkan skor sains. Cek skor lengkapnya.
Persijap Jepara vs Borneo FC pada pekan kedua Super League 2026/27. Simak kondisi kedua tim dan prediksi pertandingannya.
DPRD Kulonprogo meminta hasil panen petani lokal diprioritaskan untuk memenuhi cadangan pangan daerah.
Muse kehilangan nama akun @muse di Instagram dan X setelah Meta memakai nama tersebut untuk agen AI baru. Bagaimana akun itu berpindah?