Tim Arjuna UGM Tembus 10 Besar Formula SAE Japan 2026
Tim Arjuna UGM menembus 10 besar Formula SAE Japan 2026 dan meraih sejumlah penghargaan lewat mobil listrik Surasakti AF-06.
Bupati Sleman, Kustini sri Purnomo (tengah) saat membuka Festival Seribu Candi 2023 yang digelar di kompleks Candi Prambanan, Selasa (11/7/2023). - Istimewa/Dokumen Setda Sleman
PRAMBANAN—Untuk mempromosikan Candi Prambanan serta berbagai warisan budaya takbenda (WBTb) yang ada di Bumi Sembada, Pemkab Sleman menggelar Festival Seribu Candi 2023.
Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Sleman, Edy Winarya menjelaskan festival ini digelar untuk mempromosikan WBTb Kabupaten Sleman yang telah ditetapkan oleh Kemendikbudristek. Beberapa di antaranya seni pertunjukan Langentaya, transportasi tradisional gerobak sapi, wayang topeng pedalangan, wayang wong gaya Jogja, dan pameran Keris.
"Festival ini bekerja sama dengan Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X, Kemendikbudristek dan PT. Taman Wisata Candi Prambanan, Ratu Boko dan Borobudur. Festival Seribu Candi dilaksanakan 11 sampai 13 Juli 2023 di kompleks Candi Prambanan," katanya, Selasa (11/7/2023).
BACA JUGA: Siapapun Cawapresnya, Anies Diprediksi Sulit Melawan Ganjar dan Prabowo
Dalam Festival Seribu Candi 2023 juga diadakan Gelar Apresiasi Budaya melalui wayang kulit kepada Siswa pada Kamis (13/7) persembahan dari SD Negeri Malangrejo. Kegiatan ini, menurut Edy, untuk menyampaikan falsafah luhur budaya Jawa sebagai bentuk penanaman nilai luhur agar dapat diketahui oleh generasi muda.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo saat membuka festival mengatakan kegiatan yang penuh dengan kekayaan budaya ini menjadi tanggung jawab bersama untuk menjaga dan mempromosikannya.
"Penyelenggaraan Festival Seribu Candi diharapkan dapat menggugah kesadaran masyarakat untuk terus mencintai budaya lokal sehingga dapat mewujudkan karakter luhur bagi masyarakat dan generasi budaya di tengah-tengah peradaban global," kata Kustini di komplek Candi Prambanan.
Melalui festival ini, diharapkan dapat memberikan dampak signifikan terhadap pengembangan, pelestarian dan juga upaya peningkatan apresiasi masyarakat terhadap seni dan warisan budaya yang ada di Sleman. (Catur Dwi Janati)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tim Arjuna UGM menembus 10 besar Formula SAE Japan 2026 dan meraih sejumlah penghargaan lewat mobil listrik Surasakti AF-06.
Kekeringan DIY 2026 disebut mirip kondisi 2023. BPBD mencatat 5,047 juta liter air telah disalurkan ke empat kabupaten.
DPUPKP Kota Jogja memperbaiki trotoar secara bertahap dan memastikan guiding block dipasang di lokasi yang memungkinkan bagi pejalan kaki.
RUU Perampasan Aset ditargetkan disahkan paling lambat 15 Desember 2026. Simak progres dan tahapan pembahasannya di DPR.
BMKG memperingatkan DIY berpotensi mengalami kekeringan hingga akhir 2026 akibat El Nino sangat kuat dan curah hujan yang minim.
Sri Sultan Hamengku Buwono X mempersilakan masyarakat berdemo asal tertib dan tidak merusak. Ia juga mengingatkan soal pemberitahuan ke polisi.