UGG Gunungsewu Bersiap Revalidasi 2027, 8 Catatan Mulai Dibenahi
UGG Gunungsewu akan menjalani revalidasi 2027. Pemkab Gunungkidul mulai memperbaiki catatan evaluasi 2023 dan menyiapkan dokumen.
Pantai Baron, Desa Kemadang Tanjungsari/Istimewa-Dokumen SAR Satlinmas Wilayah II DIY
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 2 di Pantai Baron mencatat sembilan wisatawan yang terserang impes atau ubur-ubur. Ancaman ini berlangsung hingga September mendatang.
Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 2 di Pantai Baron, Marjono, mengatakan ubur-ubur atau yang disebut impes oleh warga lokal sudah terlihat sejak awal Juli ini. Hingga Kamis (13/7/2023), ada sembilan pengunjung yang menjadi korban sengatan.
“Sengatan terakhir terjadi pada Minggu [9/7/2023] ada empat pengunjung pantai yang tersengat impes,” kata Marjono saat dihubungi, Kamis siang.
Meski jumlah korban sengatan ubur-ubur masih sedikit, ia meminta kepada pengunjung untuk tetap waspada. Hewan ini masih menjadi ancaman, terlebih lagi kawasan pantai masih ramai dikunjungi wisatawan.
Marjono menungkapkan impes diperkirakan akan terus muncul di pantai hingga September mendatang. Ancaman ini bukan yang baru karena ubur-ubur selalu muncul setiap tahun.
BACA JUGA: Penggeledahan Rumah Kepala Dispertaru DIY di Kasus Tanah Kas Desa, Sultan: Saya yang Minta
“Sekarang yang terlihat masih sedikit karena beberapa kali sempat turun hujan sehingga impes banyak sembunyi di dalam air. Tapi, kalau cuaca cerah, impes bisa muncul ke permukaan,” katanya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Sekretaris Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 2 di Pantai Baron, Surisdiyanto. Menurut dia, impes atau ubur-ubur muncul karena perubahan suhu di laut sehingga kawanan ini mencari tempat yang lebih hangat dengan cara migrasi.
Suris menjelaskan pada saat berada di kawasan pantai, binatang ini mudah sekali disentuh. Terlebih lagi, bentuknya yang menarik karena seperti balon dengan warna kebiru-biruan.
Meski menarik, ada potensi bahaya bagi setiap orang yang menyentuhnya karena bisa tersengat. Efeknya sangat tergantung dengan kondisi tubuh karena ada yang hanya merasa gatal-gatal, panas di bangian terengat, sesak nafas hingga pingsan.
“Sudah ada korban yang tersengat. Untuk berjaga-jaga, kami juga sudah menyiapkan obat-obatan guna memberikan pertolongan pertama bagi wisatawan yang menjadi korban,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UGG Gunungsewu akan menjalani revalidasi 2027. Pemkab Gunungkidul mulai memperbaiki catatan evaluasi 2023 dan menyiapkan dokumen.
Komdigi memberi batas 28 September 2026 bagi operator untuk menyediakan perlindungan sisa kuota internet sesuai putusan MK.
TPA Putri Cempo Solo terbakar pada Rabu malam. Petugas pemadam dikerahkan dari sisi utara dan barat untuk menangani kebakaran.
KY merespons desakan moratorium seleksi hakim agung dan hakim ad hoc MA 2026 serta menegaskan mandat konstitusional tetap dijalankan.
Kunjungan wisatawan ke Kaliurang mencapai 417.291 orang hingga Agustus 2026, dengan jumlah tertinggi tercatat pada Mei.
Kemenkes menjelaskan akses SATUSEHAT RME saat darurat, persetujuan pasien, perlindungan data, hingga manfaat integrasi rekam medis.