Jelang Jatuh Tempo, PBB Gunungkidul Baru Terkumpul Rp21,7 Miliar
PBB-P2 Gunungkidul mencapai Rp21,7 miliar menjelang jatuh tempo 30 September 2026. Wajib pajak diminta segera membayar agar terhindar denda.
Pantai Baron, Desa Kemadang Tanjungsari/Istimewa-Dokumen SAR Satlinmas Wilayah II DIY
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 2 di Pantai Baron mencatat sembilan wisatawan yang terserang impes atau ubur-ubur. Ancaman ini berlangsung hingga September mendatang.
Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 2 di Pantai Baron, Marjono, mengatakan ubur-ubur atau yang disebut impes oleh warga lokal sudah terlihat sejak awal Juli ini. Hingga Kamis (13/7/2023), ada sembilan pengunjung yang menjadi korban sengatan.
“Sengatan terakhir terjadi pada Minggu [9/7/2023] ada empat pengunjung pantai yang tersengat impes,” kata Marjono saat dihubungi, Kamis siang.
Meski jumlah korban sengatan ubur-ubur masih sedikit, ia meminta kepada pengunjung untuk tetap waspada. Hewan ini masih menjadi ancaman, terlebih lagi kawasan pantai masih ramai dikunjungi wisatawan.
Marjono menungkapkan impes diperkirakan akan terus muncul di pantai hingga September mendatang. Ancaman ini bukan yang baru karena ubur-ubur selalu muncul setiap tahun.
BACA JUGA: Penggeledahan Rumah Kepala Dispertaru DIY di Kasus Tanah Kas Desa, Sultan: Saya yang Minta
“Sekarang yang terlihat masih sedikit karena beberapa kali sempat turun hujan sehingga impes banyak sembunyi di dalam air. Tapi, kalau cuaca cerah, impes bisa muncul ke permukaan,” katanya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Sekretaris Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 2 di Pantai Baron, Surisdiyanto. Menurut dia, impes atau ubur-ubur muncul karena perubahan suhu di laut sehingga kawanan ini mencari tempat yang lebih hangat dengan cara migrasi.
Suris menjelaskan pada saat berada di kawasan pantai, binatang ini mudah sekali disentuh. Terlebih lagi, bentuknya yang menarik karena seperti balon dengan warna kebiru-biruan.
Meski menarik, ada potensi bahaya bagi setiap orang yang menyentuhnya karena bisa tersengat. Efeknya sangat tergantung dengan kondisi tubuh karena ada yang hanya merasa gatal-gatal, panas di bangian terengat, sesak nafas hingga pingsan.
“Sudah ada korban yang tersengat. Untuk berjaga-jaga, kami juga sudah menyiapkan obat-obatan guna memberikan pertolongan pertama bagi wisatawan yang menjadi korban,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PBB-P2 Gunungkidul mencapai Rp21,7 miliar menjelang jatuh tempo 30 September 2026. Wajib pajak diminta segera membayar agar terhindar denda.
Irlandia vs Austria di Nations League 2 Oktober 2026. Simak jadwal, klasemen Grup B3, kondisi skuad, dan prediksi pertandingannya.
BMKG mengingatkan Jateng selatan mewaspadai hujan lebat, petir, angin kencang, dan puting beliung saat peralihan musim Oktober-November 2026.
DPR menerima surat pemberhentian Listyo Sigit sebagai Kapolri dan pengangkatan Kapolri baru. Komisi III menyetujui Suyudi Ario Bayu.
Suyudi Ario Seto diusulkan menjadi calon Kapolri. Simak harta kekayaan, profil, pendidikan, dan perjalanan kariernya.
Harga BBM Pertamina 1 Oktober 2026 masih sama seperti September. Cek harga Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo, dan BBM lainnya.