Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Dosen Prodi Bimbingan Konseling Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga, Moh. Khoerul Anwar, diwisudah dalam program doktor di School of Psychology, Central China Normal University, Wuhan, China, beberapa waktu lalu./ist UIN Sunan Kalijaga
Harianjogja.com, SLEMAN—Dosen Prodi Bimbingan Konseling Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga, Moh. Khoerul Anwar meraih gelar doktor di Wuhan, China. Gelar tersebut didapat setelah melewati ujian disertasi di School of Psychology, Central China Normal University, Wuhan, China.
Moh. Khoerul Anwar lulus pada sidang promosi doktor secara tatap muka mempresentasikan disertasi di depan penguji dengan judul Boundaryless and Protean Career Orientations and Career Development in Indonesian and Chinese College Students: The Moderating role of Family Constraining Factors.
Khoerul menjelaskan tema ini mengangkat tentang bagaimana peranan kampus dalam memberikan layanan pengembangan karir terhadap mahasiswa. Tema ini juga mengkaji tentang bagaimana keluarga berpengaruh dalam pengembangan karir mahasiswa Indonesia dan China.
"Ini menarik didiskusikan, mengingat Indonesia dan China memiliki kesamaan dalam budaya menghormati, taat, dan menjunjung tinggi orangtua dan keluarga,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (15/7/2023).
Baca juga: Jalur Zonasi Memicu Masalah, Disdikpora DIY: Nanti Kami Koordinasi dengan Disdukcapil
Menurutnya, orang tua memiliki pengaruh dalam pengembangan karir anak bagi mahasiswa Indonesia dan China, terlebih Mahasiswa Indonesia dan China memiliki kedekatan dalam budaya. “Upaya yang perlu dilakukan dalam pengembangan karir mahasiswa adalah menjaga kondisi kesehatan mental dan memperkuat pelayanan pusat karir pada perguruan tinggi,” katanya.
Selain berhasil mendapat gelar doktor di usia muda, khoerul juga mendapatkan penghargaan Excellent International Student dari Central China Normal University. Penghargaan ini didapat salah satunya karena selama masa kuliah tidak hanya baik dalam akademik dengan adanya beberapa artikel yang telah terbit pada beberapa jurnal serta aktif terlibat dalam kegiatan kampus.
Khoerul yang juga merupakan Pengurus Cabang Istimewa Nadhatul Ulama (PCINU) Tiongkok, kerap mengikuti festival budaya mahasiswa internasional yang diadakan oleh kampus. Dosen muda ini mengatakan capaian tersebut melalui proses yang tidak mudah. “Semua itu butuh proses, yakin atas proses yang harus dilalui, yakin dengan apa yang dilakukan. Adapun jika gagal maka tuhan tidak menghendaki tujuan tersebut namun jika berhasil maka perlu senantiasa bersyukur,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Ribuan warga Portugal berunjuk rasa menuntut kenaikan upah, perbaikan pensiun, layanan publik, dan perumahan dengan harga terjangkau.
DLH Gunungkidul menghentikan program pakan monyet ekor panjang pada 2027 karena dinilai tak efektif mencegah konflik dengan warga.
DJP mencatat 5.600 wajib pajak masuk cakupan pajak minimum global dengan tarif 15%. Pemerintah menghadapi tantangan penerimaan dan daya saing investasi.
BGN menginvestigasi dugaan penganiayaan di KPPG Bogor dan menyiapkan sidang etik kepegawaian terhadap terduga pelaku berinisial GD.
Generasi muda Gunungkidul diajak peduli kesehatan jiwa melalui Ruang Cerita Orang Muda. Pemkab juga menggandeng 11 mahasiswa UGM untuk layanan konseling.