Tol Jogja-Solo Trihanggo-Junction Sleman Hampir 90%, Pengaspalan Segera Dimulai
Progres konstruksi Tol Jogja-Solo segmen Trihanggo-Junction Sleman mendekati 90%. Rigid pavement rampung dan pengaspalan mulai dikerjakan.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo (kiri) membagikan bibit timun baby, Minggu (16/7/2023)/Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemkab Sleman melalui Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman menggelar lomba bertajuk Tanam Timun Baby Cup bagi Kelompok Wanita Tani (KWT).
Kepala Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Sleman, Suparmono menjelaskan lomba itu digelar sebagai salah satu bentuk pengembangan lahan pertanian di Sleman. Jika menilik dari segi komoditasnya, timun jenis baby dapat dipanen 20-35 kali dalam satu bulan.
Dengan jumlah rata-rata panen tersebut, hasil panen timun baby dapat mencapai tiga ton pada lahan 1000 meter persegi. Melihat potensinya, diharapkan timun baby dapat menjadi peluang baru bagi KWT dalam meningkatkan pendapatan.
"Penanaman dilaksanakan maksimal pada 25 Juli. Untuk proses penanaman berlangsung selama sekitar satu bulan dan kami berusaha untuk menghubungkan KWT untuk pasar timun yang Insyallah sangat potensial," kata dia, Minggu (16/7/2023).
BACA JUGA: Menteri Pertanian Mulai Memetakan Wilayah Terdampak El Nino
Pada kesempatan ini Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo yang hadir didampingi Kepala DPPP Sleman menyerahkan bantuan sarana budidaya timun baby kepada perwakilan KWT yang hadir. Nantinya DPPP Sleman juga akan memfasilitasi KWT untuk berdiskusi melalui kegiatan bimtek budidaya timun baby.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo menyambut baik ide budi daya timun baby ini. Menurut dia, gagasan tersebut dapat menjadi jalan baru untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Lewat penyelenggaraan lomba ini, Kustini berharap kualitas produksi holtikultura Sleman dapat semakin meningkat. "Mari ibu-ibu semua kita jadikan kesempatan ini sebagai ajang untuk meningkatkan hasil produksi kita," ujarnya.
Lebih lanjut Kustini berharap agar inovasi ini semacam ini dapat dilakukan pada komoditas-komoditas lain. Sehingga nantinya akan semakin banyak peluang untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan memakmurkan lahan pertanian Sleman.
Untuk mecapai hal tersebut, Kustini mengajak KWT untuk berkolaborasi dengan kelompok petani milenial agar dapat melahirkan inovasi baru melalui teknologi terkini. "Jadikan sebagai motivasi untuk menghasilkan produk yang sehat, berkualitas dan nanti hasilnya bisa dirasakan ibu-ibu. Semoga hasilnya pun dapat meningkatkan kesejahteraan ibu-ibu semua," tambahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Progres konstruksi Tol Jogja-Solo segmen Trihanggo-Junction Sleman mendekati 90%. Rigid pavement rampung dan pengaspalan mulai dikerjakan.
RANS Entertainment memuncaki peringkat global live streaming YouTube dengan 2,96 juta jam tonton berdasarkan data Streams Charts.
Pegadaian meraih empat KESGI Award 2026 atas kinerja ESG di sektor inklusi keuangan, meliputi pilar lingkungan, sosial, dan tata kelola.
Maarten Paes disorot media Vietnam setelah Indonesia menahan Malaysia 0-0. Paes dinilai berperan penting saat Garuda bermain 10 pemain.
Cara cek BPJS Kesehatan nunggak atau tidak bisa dilakukan lewat Mobile JKN, PANDAWA, dan Care Center 165. Simak langkah lengkapnya.
SUV boxy makin populer di pasar global. Desainer Chery menilai desain mengotak bukan sekadar tren dan punya alasan fungsional.