Simulasi Bencana di Kepatihan Tingkatkan Kesiapsiagaan Penyelamatan
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Pengurus PMI Kapanewon se-Kabupaten Sleman dilantik di Aula Pangripta Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sleman, Senin (17/7/2023)/ist Pemkab Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sleman melaksanakan pelantikan pengurus tingkat Kapanewon se-Kabupaten Sleman Masa Bakti 2023-2028, pada Senin, (17/7/2023), di Aula Pangripta Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sleman.
Total ada sebanyak 119 orang yang dilantik, yang masing-masing pengurus tingkat Kapanewon terdiri dari tujuh orang. Ketua PMI DIY, GBPH Prabukusumo, mengapresiasi kinerja kepengurusan PMI Kapanewon dan Kabupaten Sleman yang telah selesai masa baktinya.
Ia berharap untuk kepengurusan baru bisa lebih baik dan ditingkatkan kinerjanya. “Sleman ini menurut saya luar biasa dan bagus kepengurusannya, salah satu yang terbaik. Diharapkan bisa berdedikasi tinggi dan berkomitmen untuk dapat melaksanakan tugas sesuai mandat sesuai prinsip dasar palang merah internasional,” katanya.
BACA JUGA: Bumi Mataram Bakal Dilintasi Dua Tol, Begini Rincian Kemajuan Pembangunannya
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, berharap agar amanah yang dipercayakan dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan penuh tanggung jawab. Pengurus PMI Kapanewon se-Kabupaten Sleman yang telah dilantik dituntut untuk mampu menyusun program dan kegiatan untuk memajukan organisasi dan melayani masyarakat di Kapanewon masing-masing.
“Pengurus PMI Kapanewon Se-Kabupaten harus mampu merealisasikan pelayanan prima bagi anggotanya dan masyarakat. Dengan orientasi pelayanan ini diharapkan PMI Kapanewon se-Kabupaten Sleman dapat menjadi organisasi yang memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” katanya.
Pelantikan ini merupakan awal yang baik bagi pengurus, untuk lebih meningkatkan layanan berkualitas kepada masyarakat sesuai prinsip-prinsip dasar gerakan Palang Merah Indonesia. “Jadilah PMI yang tanggap, cepat dan peduli, serta mari kita bersama memajukan Kabupaten Sleman yang lebih baik, dan mengabdi kepada masyarakat dengan berlandaskan rasa kemanusiaan,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
DIY kekurangan dokter paru, baru 37 dari kebutuhan 160. Akses layanan pasien terhambat, fasilitas kesehatan jadi sorotan.
Jadwal KRL Solo–Jogja Kamis 11 Juni 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, cek jam keberangkatan terbaru di sini.
Operasi gabungan di Bantul amankan 1.560 batang rokok ilegal. Imogiri jadi lokasi temuan terbesar.
Job Fair Jogja 2026 hadirkan 1.671 lowongan dari 43 perusahaan. Pemda DIY dorong generasi muda siap kerja global.
UGM temukan anomali bawah tanah di lokasi api misterius Sleman. Diduga terkait gas dan rekahan geologi.