UMKM Sleman Terkendala Digitalisasi, Keuangan hingga Keamanan Data
Sebanyak 112.212 UMKM di Sleman menghadapi tantangan digitalisasi, mulai dari literasi digital, pengelolaan keuangan hingga keamanan data.
Gubernur DIY, Sri Sultan HB X./Harian Jogja-Stefani Yulindriani
Harianjogja.com, JOGJA—Gubernur DIY, Sri Sultan HB X angkat bicara soal solusi kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) terkait dengan pengelolaan sampah di TPA Piyungan.
Sultan menyampaikan hingga saat ini Pemda DIY masih terus merancang skema KPBU guna mencari investor yang akan mengolah sampah dengan metode tertentu. Menurut Sultan, nantinya proses pemilahan sampah tetap menjadi tanggung jawab setiap kabupaten/kota, kemudian setelah itu akan diolah melalui teknologi tersebut.
"Kami investasinya hanya sampai pengeringan saja, nanti programnya pemilihan itu dilakukan di Piyungan atau di kabupaten sebelum diberangkatkan ke Piyungan, kan begitu, seperti plastik, seperti mungkin karton dan sebagainya," katanya.
BACA JUGA: TPA Piyungan Ditutup Satu Setengah Bulan, Pengolahan Sampah Didorong di 64 TPS3R
Menurut Sultan, teknologi tersebut diharapkan dapat mengurangi jumlah sampah yang dihasilkan DIY. "KPBU itu untuk mencarikan calon investor untuk recycling, entah itu plastik, karton atau kaleng. Kami kan hanya ngepress saja, ngepress dari sampah yang ada press supaya keluar airnya bisa kering, nanti dipotong-potong, kami bicara biomasa,” katanya.
Menurut dia, seluruh kebijakan tersebut mesti diambil untuk dapat mengatasi persoalan sampah di DIY. “Karena kalau enggak gitu, di situ [TPA Piyungan] kasih sampah lagi, enggak menyelesaikan masalah. Nanti persiapannya juga mundur lagi, ya sudah tutup saja. Ada alternatif ke atas [Cangkringan] supaya kami bisa menyiapkan untuk 2024," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 112.212 UMKM di Sleman menghadapi tantangan digitalisasi, mulai dari literasi digital, pengelolaan keuangan hingga keamanan data.
Anggota DPRD Sleman Respati Agus Sasangka menindaklanjuti keluhan sampah di Pasar Cebongan dengan mengusulkan penggunaan insinerator dan optimalisasi mesin komp
Gowes Jogjaversitas 2026 di UII diikuti pimpinan PTS DIY dan Jateng untuk mempererat silaturahmi serta memperkuat sinergi antarkampus.
Anggota DPRD Kulon Progo Angga Pratama mendorong pembangunan dan pemeliharaan irigasi untuk menjaga produktivitas pertanian.
Mandat ganda Bank Indonesia memperkuat peran kebijakan moneter dan sinergi IRU, GIRU, serta RIRU dalam mendorong investasi dan lapangan kerja.
Imigrasi mencekal Ahmad Dedi alias Dedi Congor ke luar negeri selama enam bulan setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi Bea Cukai.