514 Taruna Akmil Ikuti Kirab Perpisahan di Magelang
Kirab perpisahan 514 taruna Akmil di Magelang berlangsung meriah. Tradisi ini jadi simbol kedekatan taruna dan masyarakat.
Ketua Komisi C, Rahayu Widi Nuryani. Ist
Harianjogja.com, SLEMAN—Komisi C DPRD Sleman melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke TPST Tamanmartani, Kalasan, Sleman, Senin (31/7/2023). Dalam kunker tersebut, Komisi C menemukan sejumlah fakta.
Ketua Komisi C, Rahayu Widi Nuryani menjelaskan kunker ke TPST Tamanmartani dilakukan untuk melihat progres pembangunan yang digadang-gadang selesai pada 10 Agustus ini. Saat melihat di lokasi, progres pembangunan masih jauh dari target, yakni sekitar 30-40% saja.
"Padahal targetnya sudah beroperasi pada 10 Agustus. Kami pun meminta agar proses pembangunan TPST Tamanmartani harus sesuai target. Setidaknya tanggal 9 Agustus harus selesai karena akan beroperasi pada 10 Agustus," kata Rahayu saat dihubungi, Selasa (1/8/2023).
Selain itu, Komisi C juga memantau lokasi Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPSS) yang tidak jauh dari TPST Tamanmartani. Ternyata, lanjut politisi PKB ini, TPSS yang disediakan hanya bisa menampung sampah 50 ton per hari.
"Padahal di Sleman per harinya bisa 300 ton. Kalau hanya bisa menampung 50 ton, yang 250 ton sampah mau dibuang ke mana? Jadi kami dorong DLH [Dinas Lingkungan Hidup] Sleman untuk menyediakan lima TPSS tambahan atau total 6 TPSS," tandasnya.
Nunung sapaan Rahayu Widi Nuryani menyerahkan sepenuhnya lokasi kelima TPSS yang diminta Komisi C DPRD Sleman kepada DLH Sleman untuk mencari tempat tersebut. Dengan syarat, lanjutnya, lokasi lima TPSS tambahan tidak menimbulkan konflik dengan masyarakat sekitar.
"Kami berharap lima hari lagi TPSS tambahan sudah bisa digunakan. Kami juga meminta DLH aktif melakukan pengambilan sampah dari masyarakat," ujarnya.
Target 4 TPST
Nunung menjelaskan, selain operasional TPST Tamanmartani, Komisi C juga mendesak agar Pemkab Sleman segera membangun TPST Sendangsari Minggir. Alasannya, Detail Engineering Design atau DED TPST Sendangsari sudah ada tinggal proses pembangunannya.
"Targetnya tahun ini dua TPST, di Tamanmartani dan Sendangsari. Tahun depan kami juga mendorong dua TPST tambahan juga berdiri sehingga Sleman memiliki empat TPST pada tahun depan untuk bisa mengelola sampah secara mandiri," katanya.
Dijelaskan Nunung, masalah sampah merupakan masalah klasik yang sampai hari ini belum terpecahkan. Untuk mengurangi tumpukan sampah, katanya Bupati Sleman sebenarnya juga telah mengeluarkan surat edaran terkait adanya pemilahan sampah dari rumah tangga.
"Jadi masalah sampah ini merupakan persoalan bersama, baik pemerintah maupun masyarakat. Pekan depan, kami akan memanggil DLH Sleman untuk mengetahui progres penanganan sampah termasuk tambahan lima TPSS itu," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kirab perpisahan 514 taruna Akmil di Magelang berlangsung meriah. Tradisi ini jadi simbol kedekatan taruna dan masyarakat.
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.
Polda DIY membangun sumur bor dan menyalurkan air bersih bagi sekitar 550 warga Gunungkidul dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Pertamina mempercepat distribusi BBM subsidi di Madura untuk mengurai antrean Pertalite dan Solar di sejumlah SPBU di empat kabupaten.
Australia memperketat larangan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun dengan menaikkan denda hingga Rp1,1 triliun dan memperluas pengawasan.