Pilur Gunungkidul 2026 Dibuka, Ini Aturan Maksimal 5 Calon
Pendaftaran Pilur Gunungkidul 2026 dibuka hingga 23 Juli. Setiap kalurahan maksimal lima calon lurah, kelebihan peserta akan mengikuti seleksi.
Kabar gas LPG langka khususnya ukuran 3 kg tidak terjadi di Gunungkidul. - ist/Solopos
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Perdagangan Gunungkidul memastikan kabar gas LPG langka tidak terjadi di Gunungkidul, khususnya ukuran 3 kg. Hal ini terlihat dari jumlah kuota dan distribusi yang berjalan dengan lancar.
Sub Koordinator Pengawasan dan Pengendalian, Dinas Perdagangan Gunungkidul, Rindang Arifian Setiyaningsih mengatakan tidak ada masalah dengan stok gas melon di Gunungkidul. Tahun ini ada jatah sebanyak 5,73 juta tabung.
Hingga akhir Juni, realisasi penyaluran gas bersubsidi ini sudah mencapai 3,01 juta tabung. “Jadi stoknya masih banyak dan sekarang juga tersedia di pasaran. Untuk penyaluran Juli, kami masih menunggu laporan dari para agen,” katanya, Selasa (1/8/2023).
Meski aman, Rindang mengakui upaya pengawasan di lapangan terus dilakukan. Selain untuk kepastian stok, juga sebagai upaya memastikan penyaluran dapat tepat sasaran. “Pantauan ke lapangan dilakukan secara rutin,” katanya.
BACA JUGA: Krido Suprayitno Serahkan Uang Suap Rp1,3 Miliar Kasus Mafia Tanah Kas Desa
Lancarnya penyaluran gas melon di Gunungkidul juga diakui oleh pemilik pangkalan di Kalurahan Ngawis, Karangmojo, Wuragil. Ia sempat mendengar kabar gas LPG langka di beberapa daerah, tapi hal tersebut tidak terjadi di Gunungkidul.
Menurut dia, pasokan dari agen berjalan dengan lancar dan setiap minggunya terus mendapatkan tambahan stok. “Saya dapat jatah 100 tabung setiap kali pengiriman dan kondisi sekarang tidak ada masalah karena pengiriman terus datang setiap minggunya,” kata Ragil.
Ia mengakui penjualan gas melon tidak seperti sebelum terjadi pandemi. Saat itu, bisa langsung habis setelah pengiriman, sedangkan sekarang membutuhkan beberapa hari agar bisa terjual seluruh stok yang dimiliki. “Makanya pengiriman di Gunungkidul lancar karena memang permintaan tidak seramai dulu,” katanya.
Soal kabar gas LPG langka, salah seorang warga Ponjong, Amalia mengakui mudah mendapatkan gas kemasan tiga kilogram. Ia belum lama ini membeli di warung dekat rumahnya. Adapun harga beli sebesar Rp20.000 per tabung. “Normalnya memang segitu di pasaran. Untuk mendapatkannya juga mudah,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pendaftaran Pilur Gunungkidul 2026 dibuka hingga 23 Juli. Setiap kalurahan maksimal lima calon lurah, kelebihan peserta akan mengikuti seleksi.
Jogja Nextgen Runway 2026 di Sleman City Hall menghadirkan 26 desainer dan 200 model anak hingga remaja sebagai wadah kolaborasi industri fesyen.
Mitsubishi New Xforce dan New Xforce HEV hadir di sembilan kota Indonesia. Masyarakat bisa melihat langsung hingga mengikuti sesi test drive.
BRI Peduli melatih 60 purna PMI di Cirebon melalui program kewirausahaan, literasi keuangan, dan pendampingan bisnis berkelanjutan.
Pembangunan Jembatan Garuda di atas Kali Oya, Rejosari, Semin, disambut antusias warga karena mempermudah akses dan lebih aman saat musim hujan.
Film Solata gagal meraih penghargaan di Festival Film Bandung 2026, tetapi sukses meraih apresiasi dan penghargaan di sejumlah festival internasional.