Advertisement
Misteri Bocah Hilang di Hutan Dlingo Bantul, Saat Didekati Malah Lari
Ilustrasi hutan. Bicah 15 tahun hilang di hutan Dlingo, Bantul, dan saat ada orang yang melihatnya, bocah itu malah lari. - Pixabay
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL—Bocah 15 tahun hilang di Hutan Dlingo, Bantul, sejak Senin (7/8/2023) lalu. Ada warga yang sempat melihatnya dan ketika didekati, bocah tersebut malah lari.
Tim gabungan yang terdiri dari anggota Polres Bantul, tim SAR, warga dan relawan masih terus mencari Andi di Hutan Dlingo, Kalurahan Temuwuh, Dlingo, Bantul, yang dilaporkan hilang sejak awal pekan ini. Andi tercatat sebagai penduduk Padukuhan Kapingan RT 02, Kalurahan Temuwuh.
Advertisement
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu I Nengah Jeffry Prana Widnyana, mengatakan selama pencarian, ada warga yang sempat melihat orang dengan ciri-ciri identik dengan bocah yang dicari. Namun, sewaktu didekati, bocah tersebut lari.
“Sampai siang ini masih penyisiran,” kata dia.
Kabar hilangnya Andi kali pertama dilaporkan oleh ibunya, Tumiyati. Senin pagi sekitar pukul 10.00 WIB, Andi pergi dari rumah. Di jalan, Andi bertemu dengan salah satu tetangganya. Andi sempat mengatakan ke tetangganya akan ke Kali Panjang. Tetangganya tersebut juga sempat mengajak Andi pulang, tapi Andi tidak mau.
Lantaran tidak mampu membujuk Andi untuk pulang, tetangganya lantas memberitahu Tumiyati. Setelah mendapatkan informasi tersebut, Tumiyati sempat mengejar anaknya. Tumiyati kemudian menemukan handphone anaknya di bawah rumpun bambu Kali Dong Pring atau di perbatasan Kalurahan Temuwuh dan Muntuk. Lokasi tersebut tidak jauh dari rumah mereka.
Ibu korban pun memberitahukan kejadian itu kepada warga di sekitar rumahnya. Warga dibantu sukarelawan, SAR gabungan dan polisi kemudian mencari Andi. Namun, sampai saat ini Andi belum juga ditemukan. Andi memiliki ciri tinggi badan sekitar 155 sentimeter dan terakhir mengenakan baju warna merah motif kotak-kotak.
“Mohon doanya agar Andi dapat segera ditemukan dan mohon kepada masyarakat khususnya Dlingo, Piyungan, Pleret, Imogiri maupun Wonosari apabila melihat anak dengan ciri-ciri yang disampaikan, mohon bisa melaporkan kepada kami atau kantor polisi terdekat,” ucap Jeffry.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Polres Cimahi Selidiki Kasus Kematian Siswa SMP di Bandung Barat
Advertisement
Festival Sakura 2026 di Arakurayama Batal, Turis Jadi Sorotan
Advertisement
Berita Populer
- Pemkab Sleman Usulkan Varietas Sibrol Sembada ke Kementan
- SIM Keliling Gunungkidul 14 Februari 2026, Perpanjang SIM Lebih Mudah
- SIM Keliling Sleman 14 Februari 2026, Perpanjangan SIM Lebih Praktis
- COMMUNICATED Perkuat Kader TATAK Dampingi Pasien Kanker Payudara
- SIM Keliling Jogja 14 Februari 2026, Perpanjangan SIM Lebih Mudah
Advertisement
Advertisement






