Kasus Daycare Little Aresha Jogja: 32 Anak Divisum, Ini Tujuannya
Kasus daycare Jogja, 32 anak mulai divisum. Dugaan kekerasan fisik dan psikis, korban diperkirakan capai 130 anak.
Gedung DPRD DIY/Harian Jogja-Gigih M. Hanafi
Harianjogja.com, JOGJA—Pembangunan Gedung DPRD DIY di Jalan Kenari ditargetkan akan mulai dilakukan awal 2024. Saat ini progres pembangunannya masih dalam tahap perancangan analisis dampak lingkungan (Amdal).
“Ini kan perencanaan detail engineering design [DED] sudah dilakukan. Artinya tahun ini sudah ada anggaran untuk kami buat dokumen lingkungan berupa Amdal yang mudah-mudahan tahun ini selesai,” kata Wakil Ketua DPRD DIY, Huda Tri Yudiana saat dihubungi melalui telepon, Selasa (15/8/2023) siang.
Menurut Huda, dokumen Amdal tersebut akan rampung menjelang akhir tahun ini. Sementara DED telah rampung dirancang sejak 2022. Setelah dirancang DED tersebut menjadi dasar pula bagi pengkajian terkait dengan Amdal Gedung DPRD DIY yang akan dibangun.
“Pembangunan gedung itu harus ada dokumen lingkungan yang selesai sebelum pembangunannya. Jadi kami berharap pembangunan itu nanti izin-izinnya sudah klir di awal,” ujar dia.
Huda pun berharap dokumen Amdal dapat segera rampung sehingga dapat menjadi dasar untuk melakukan pekerjaan konstruksi pembangunan Gedung DPRD DIY pada awal 2024.
Sementara sejauh ini menurut Huda pembiayaan pembangunan Gedung DPRD DIY tengah dirancang dengan sistem multiyears atau kegiatan tahunan jamak. Dalam mekanisme pembiayaan tersebut pelaksanaan pekerjaan akan mengikat dana anggaran untuk masa lebih dari satu Tahun Anggaran yang dilaksanakan dan dibiayai melalui APBD DIY.
BACA JUGA: 7 Bacaleg DPRD DIY Dicoret Partainya
Besar anggaran yang akan dialokasikan untuk pembangunan tersebut pun menurut Huda baru akan diketahui setelah pembahasan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) pada Oktober 2023 mendatang.
“Pakai APBD, nanti semua pakai APBD dengan sistem kegiatan tahunan jamak atau multiyears supaya bisa memudahkan teman-temen melakukan administrasi pembangunannya,” katanya.
Pembangunan gedung DPRD dengan mekanisme pembiayaan tersebut pun ditargetkan akan rampung maksimal tiga tahun. "Pembangunannya diharapkan nanti maksimal tiga tahun. Namun, nanti [masa pelaksanaan] dua atau tiga tahun dan berapa anggaran baru kami bahas setelah pembahasan anggaran di DPRD DIY selesai,” katanya.
Diketahui, gedung DPRD DIY akan direlokasi di Jalan Kenari, tepatnya di depan kantor BPBD DIY di atas lahan seluas lima hektare milik Pemda DIY. Relokasi tersebut pun dilakukan karena gedung DPRD DIY saat ini masuk dalam perencanaan Jogja Planning Gallery (JPG).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus daycare Jogja, 32 anak mulai divisum. Dugaan kekerasan fisik dan psikis, korban diperkirakan capai 130 anak.
Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta menunda keberangkatan 89 calon haji nonprosedural yang memakai visa kerja hingga iqama.
Veda Ega Pratama tetap berada di posisi lima besar klasemen Moto3 2026 usai finis kedelapan pada seri Catalunya di Spanyol.
Kemenag menetapkan 1 Zulhijah 1447 H jatuh pada 18 Mei 2026 sehingga Idul Adha 2026 dirayakan Rabu, 27 Mei 2026.
Keraton Jogja gelar konser YRO di Jakarta bertajuk Gregah Nusa. Angkat semangat kebangkitan budaya dan identitas bangsa.
Pemkot Jogja bedah rumah warga dengan genting daur ulang. Ramah lingkungan, tahan lama, dan bantu kurangi sampah kota.