Puluhan Siswa di Turi Dilarikan ke Puskesmas Seusai Santap MBG, Mual dan Muntah
5 siswa di Turi sempat pusing, mual dan muntah usai menyantap MBG. Seluruh siswa sudah pulang, sementara sampel makanan diperiksa laboratorium.
Suasana sejumlah lomba permainan tradisional yang diikuti ratusan pegawai di lingkungan Pemkab Sleman pada Senin (14/8/2023). /Istimewa.
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemkab Sleman kembali menggelar beragam lomba olahraga tradisional bagi pegawai di lingkungan Pemkab Sleman guna menyemarakkan peringatan HUT RI ke-78. Lomba ini diharapkan dapat memupuk kekompakan ASN di lingkungan Pemkab Sleman.
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa mengungkapkan lomba yang digelar dapat menjadi sarana untuk memupuk kekompakan antar pegawai. Selain itu kegiatan ini juga dapat menumbuhkan semangat golong gilig bagi ASN di Pemkab Sleman.
BACA JUGA : Libur Kemerdekaan RI: Okupansi Hotel Diprediksi Naik 45 Persen
Semangat kebersamaan ini diharapkan dapat berdampak positif pada kinerja seluruh ASN dalam memajukan Sleman di berbagai bidang. "Lomba-lomba ini dapat meningkatkan kekompakan sekaligus menjadi sarana penyegaran dari rutinitas pekerjaan sehari-hari," kata Danang pada Senin (14/8/2023) di lapangan Pemda Sleman.
Pada momen tersebut, Danang bersama jajaran pejabat Pemkab Sleman ikut menjajal permainan tarik tambang melawan tim dari DPRD Sleman dalam pertandingan bertajuk eksibisi. Meski pertandingan tersebut dimenangkan oleh tim DPRD Sleman, Danang mengaku senang dapat berpartisipasi untuk memeriahkan lomba peringatan Hari Kemerdekaan.
Kepala Bidang Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Sleman, Dwi Handoko Wiyoto menerangkan lomba Agustusan tahun ini diikuti oleh 40 OPD atau BUMD di lingkungan Pemkab Sleman. Setidaknya ada 680 peserta yang berpartisipasi dalam ajang ini.
Secara umum, ada tiga jenis lomba yang dipertandingkan. Ketiga lomba tersebut meliputi lomba tarik tambang, lomba balap bakiak dan lomba senam kreasi.
"Lomba ini dimaksudkan untuk melestarikan olahraga tradisional. Selain itu, lomba ini juga untuk memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat," terangnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
5 siswa di Turi sempat pusing, mual dan muntah usai menyantap MBG. Seluruh siswa sudah pulang, sementara sampel makanan diperiksa laboratorium.
Daftar 10 SMP berprestasi di Jogja berdasarkan data SIMT Puspresnas, dengan capaian prestasi siswa tingkat kabupaten hingga internasional.
Sekolah Tinggi Multi Media (STMM) Yogyakarta mencatatkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) melalui 1.541 karakter animasi dan game karya mahasiswa.
Pasien psikiatri anak dan remaja di RS Grhasia mencapai 900 orang. Ketergantungan gadget menjadi salah satu faktor yang banyak ditemukan.
Baznas dan Kemdiktisaintek bekerja sama memperluas akses pendidikan, beasiswa, literasi zakat, hingga pemberdayaan masyarakat.
SIMAK RISKI dikembangkan Pemkot Jogja untuk mengintegrasikan manajemen risiko dengan SAKIP dan mencegah target kinerja terganggu.