Advertisement
Polemik Sampah Jogja, Sultan HB X Imbau Masyarakat Kerja Sama dengan Pemulung
Beberapa gerobak sampah berjejer di depan depo pembuangan sampah sementara di samping Stadion Mandala Krida, Umbulharjo, Jogja, Senin (9/5/2022). - Harian Jogja/Sirojul Khafid
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA–Gubernur DIY Sri Sultan HB X meminta masyarakat agar bekerja sama dengan pemulung untuk penyaluran sampah anorganik. Hal ini agar pemulung tidak kehilangan mata pencarian seiring dengan TPA Piyungan yang hanya dibuka secara terbatas.
Pembukaan secara terbatas TPA Piyungan mengakibatkan banyak sampah menumpuk di luar area TPA. Tak hanya itu pemulung di TPA Piyungan pun kian berkurang.
Advertisement
BACA JUGA: Terdampak Tol Jogja Solo, 3 Makam di Tirtoadi Sleman Segera Direlokasi
“Sampah [anorganik] yang dikumpulkan masyarakat itu dijual kelompok masyarakat ke mana? Sedangkan biasanya diambil pemulung. Kalau diambil kelompok masyarakat terus didistribusikan ke yang biasa mengangkut, membeli barang bekas, kemudian masuk pabrik, berarti pemulung kehilangan pekerjaan,” katanya di kompleks Kepatihan, Jumat (18/8/2023).
Sementara Sultan menginginkan agar sampah anorganik tersebut dapat disalurkan masyarakat pada pemulung, sehingga selain dapat mengatasi persoalan sampah, pemulung pun tetap mendapatkan pencahariannya.
“Mestinya harapan saya tidak seperti itu [dijual tanpa melalui pemulung], kelompok masyarakat menjualnya [sampah anorganik] kerja sama sama pemulung sehingga pemulung tidak kehilangan mata pencariannya [akibat pembatasan TPA Piyungan],” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Festival Imlek Nasional 2026 Pecahkan Rekor Dunia Lontong Cap Go Meh
Advertisement
Berita Populer
- Lahan Koperasi Desa Merah Putih Jogja Sulit Penuhi Syarat 600 Meter
- Beli Wajib Pakai KTP, Stok Gas Melon di Gunungkidul Dipastikan Aman
- Saksi Ungkap Dana Hibah Pariwisata Sleman Tak Terkait Pilkada
- Dewan Guru Besar UGM Minta Pemerintah Tinjau Lagi Perjanjian dengan AS
- Kelar Dibangun, Koperasi Nelayan Merah Putih di Bantul Belum Bisa Buka
Advertisement
Advertisement






