Qwen-Image-2.1 Hadir dengan 7 Miliar Parameter, Ini Fitur Unggulannya
Alibaba merilis Qwen-Image-2.1, model AI 7B untuk membuat dan mengedit gambar. Simak fitur 10 referensi, latar transparan, dan penyuntingan lokal.
Petugas menggunakan alat RTK untuk memastikan titik lahan bakal proyek pembangunan jalan tol Jogja-YIA di Padukuhan Rajek Lor, Tirtoadi, Mlati, Sleman, Senin (21/8/2023)/ Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, SLEMAN—Pematokan Right of Way (ROW) mulai dikerjakan di lahan bakal proyek pembangunan jalan tol Jogja-Solo seksi 3 yang menghubungkan Yogyakarta dengan Bandara Internasional Airport (YIA) Kulonprogo, Senin (21/8/2023).
Pematokan lahan untuk jalan tol Jogja-Solo seksi 3 kali pertama digelar di Padukuhan Rajek Lor, Tirtoadi, Mlati, Sleman. Pematokan ini adalah tindak lanjut dari diterbitkan Izin Penetapan Lokasi (IPL) dari Pemda DIY pada akhir Juli lalu.
Tim pemberkasan PPK pengadaan lahan jalan tol Jogja-Solo-Kulonprogo, Priyanto mengatakan pematokan dimulai dari padukuhan Rajek Lor, Tirtoadi, Mlati, Sleman.
"Setelah itu, pematokan akan dilanjutkan ke sejumlah titik di Trihanggo, Nogotirto Banyuraden. Untuk yang Rajek Lor dan Rajek Ngemplak hari ini, berapa titiknya saya lupa," katanya, ditemui di sela-sela pematokan lahan, Senin (21/8/2023).
Priyanto menambahkan, pihaknya sengaja menggandeng personel dari PT Jasamarga Jogja Solo, PT Adhi Karya dan pihak padukuhan setempat. Hal ini dilakukan untuk memastikan patok yang terpasang benar dan tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.
"Nantinya, setelah pematokan akan ada pengukuran oleh satgas tim P2T (panitia pengadaan tanah)," lanjutnya.
Dukuh Rajek Lor, Tirtoadi, Mlati, Sleman, Heru Winarta, 54, mengungkapkan ada sebanyak 127 bidang tanah yang berpotensi terkena proyek jalan tol Jogja-Solo-Kulonprogo. Dari jumlah bidang tersebut, ada 1 makam dan satu masjid yang akan terdampak proyek tersebut.
"Sisanya pemukiman. Untuk pematokan hari ini, hari pertama. Sebelum pematokan, sudah ada konsultasi publik ke warga," katanya.
Menurut Heru, berdasarkan konsultasi publik, mayoritas warga di Rajek Lor mendukung proyek pembangunan tol. Oleh karena itu, sejauh inj tidak ada penolakan warga atas proyek strategis nasional tersebut.
Meski mendukung, Heru mengaku ada harapan khusus dari warga terkait dengan proyek tol. Mereka berharap masih diberikan akses jalan dan dilakukan pembenahan saluran air.
"Harapannya dipingirnya (tol) dikasih jalan. Agar yang enggak kena proyek bisa untuk jalan. Selain itu, saluran air juga harus dibuat bagus," ucap Heru yang lahannya juga terkena proyek tol.
Kepala Bidang Pengadaan Tanah dan Pengembangan Kanwil BPN DIY, Margaretha Elya Lim Putraningtyas mengatakan, IPL jalan tol Jogja-YIA sudah terbit untuk wilayah Sleman dan Bantul.
Luas lahan yang dibutuhkan untuk tol Jogja-YIA sekitar 3.400 bidang untuk dua Kabupaten. Rinciannya, lahan di kabupaten Sleman 2.500an bidang dan Bantul 800an bidang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Alibaba merilis Qwen-Image-2.1, model AI 7B untuk membuat dan mengedit gambar. Simak fitur 10 referensi, latar transparan, dan penyuntingan lokal.
Simak lima alat pelacak mobil, mulai dari GPS Kabel Android hingga Super Spring VT-100 M. Ketahui fitur dan kisaran harganya.
Survei Culture Amp menunjukkan 85% karyawan didorong memakai AI di tempat kerja. Namun, sebagian masih membutuhkan penjelasan tentang tujuan dan dampaknya.
Dinas Pendidikan Gunungkidul mencatat ada 131 sekolah yang mendapatkan bantuan perbaikan dari Pemerintah Pusat. Diharapkan dapat meingkatkan sarpras di sekolah.
Sebanyak 499 atlet dari 12 provinsi dan Kanada mengikuti Waroeng SS Gladhi Panahan #9 dan Gladhi Barebow #5 di Bantul.
DPR dan pemerintah menyepakati RUU Reforma Agraria dilanjutkan ke pembicaraan tingkat II untuk menuntaskan konflik agraria.