40 KDMP Sleman Beroperasi, 46 Koperasi Masih Hadapi Kendala
Sebanyak 40 KDMP di Sleman sudah beroperasi hingga September 2026, sedangkan 46 lainnya masih berproses menjalankan unit usaha.
Ilustrasi bak penampungan air./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, KULONPROGO—Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kulonprogo akan memberikan hibah Instalasi Pemanenan Air Hujan (IPAH) untuk dua kapanewon di Kulonprogo, yaitu Kokap dan Pengasih.
Kepala DLH Kulonprogo, Sumarsana, mengatakan bahwa IPAH yang akan dihibahkan tersebut menjadi bagian dari upaya konservasi air. "Harapan kami, air yang nanti ditampung dapat bertahan beberapa bulan di musim kemarau. Selain itu agar air juga tidak langsung lari ke sungai. Air ditahan di IPAH dan di sekitarnya juga akan kami buat resapan," kata Sumarsana, Senin (21/8/2023).
Dia mengakui bahwa air hujan yang merupakan sumber daya alam sejauh ini memang masih belum dimanfaatkan secara optimal. Air hujan juga menyebabkan banjir karena tidak ditangani secara tepat.
Oleh sebab itu, IPAH yang akan dihibahkan ke dua kapanewon dapat membantu mengatasi beberapa permasalahan seperti kekeringan dan banjir. Jelas dia, IPAH dapat dikembangkan dan dikelola bersama-sama untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari. Bahkan menurut Sumarsana bisa dikomersilkan.
"Prinsip dasar IPAH sendiri adalah dengan mengalirkan air hujan yang jatuh di permukaan atap melalui talang air kemudian ditampung ke dalam tangki penampung. Selanjutnya limpasan air dari tangki penampung yang mengalir keluar diresapkan kembali ke dalam tanah melalui sumur resapan sehingga IPAH termasuk ke dalam upaya konservasi air," ucap dia.
BACA JUGA: Kekeringan Mengancam DIY, BPDB Upayakan Sumur Bor
Adapun, tiga tujuan utama yang menjadi sasaran hibah IPAH tersebut yaitu penyediaan swasembada air berkualitas tinggi dan lembut serta rendah mineral dan pengurangan biaya untuk memompa air tanah. Selain itu, ada juga pengurangan emisi juga menjadi upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim akibat pemanasan global.
Sumarsana mengatakan pagu anggaran untuk kegiatan hibah IPAH tersebut mencapai Rp175,5 juta yang berasal dari APBD 2023. Lokasi sasaran mencakup Kapanewon Kokap dan Pengasih dengan rincian Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kalurahan (LPMK) Kalirejo Kokap mendapat 13 unit, LPMK Karangsari Pengasih sebanyak tiga unit, LPMK Sendangsari Pengasih mendapat satu unit, dan LPMK Sidomulyo Pengasih mendapat delapan unit.
"Kalirejo Kokap itu masuk daerah sulit [air], lalu Karangsari, Sendangsari, dan Sidomolyo itu masuk daerah sedang," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 40 KDMP di Sleman sudah beroperasi hingga September 2026, sedangkan 46 lainnya masih berproses menjalankan unit usaha.
Response time Damkar Sleman menuju kebakaran Transhome tercatat 14 menit. Namun, capaian waktu tanggap secara keseluruhan baru 52,27 persen.
Pratikno menghadiri pelantikan Wantimpres di Istana. Soal posisi ketua, ia mengaku belum menerima salinan Keppres.
Mario Aji finis P25 di Practice Moto2 Jepang 2026 dan harus melewati Q1 setelah jatuh di akhir sesi. David Alonso menjadi yang tercepat.
AI Muse Meta memberikan alamat rumah pengguna kepada calon pembeli. Kasus ini bermula dari salah tafsir pengaturan izin.
Operasional Pos Damkar Bokoharjo Sleman belum berjalan karena kebutuhan personel. BKPP masih menunggu kepastian formasi dari pemerintah pusat.