Tekan Sampah Visual, Wali Kota Jogja Pilih Komunikasi dengan Pelaku Vandalisme
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo memilih komunikasi dan pembersihan untuk menekan vandalisme serta sampah visual di sejumlah lokasi.
Gubernur DIY Sri Sultan HB X/Stefani Yulindriani
Harianjogja.com, JOGJA–Pendapatan daerah DIY diproyeksikan mengalami kenaikan dalam rancangan perubahan APBD 2023. Peningkatan pendapatan daerah tersebut diharapkan turut memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat.
Gubernur DIY, Sri Sultan menyampaikan diproyeksikan pendapatan daerah dalam rancangan perubahan APBD 2023 mengalami kenaikan dari Rp5,75 triliun menjadi Rp5,81 triliun atau mengalami kenaikan senilai Rp66,47 miliar atau 1,16 persen.
Perubahan pendapatan tersebut meliputi Pendapatan Asli Daerah (PAD), pendapatan transfer, dan pendapat daerah lainnya yang sah. Dalam PAD pada APBD 2023 yang ditargetkan mencapai Rp2,23 triliun mengalami peningkatan hingga mencapai Rp2,34 triliun. Sementara pendapatan transfer pada APBD 2023 yang ditargetkan mencapai Rp3,51 triliun, namun mengalami penurunan hingga mencapai Rp3,46 triliun.
BACA JUGA: Unggulkan Keberagaman Budaya, Kampung Wisata Sosromenduran Juara Lomba Desa Wisata
“Lain-lain pendapatan daerah yang sah pada APBD Tahun Anggaran 2023 dianggarkan sebesar Rp7,57 miliar dan pada Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2023 menjadi sebesar Rp7,6 miliar, naik sebesar Rp29 juta atau naik sebesar 0,38 persen,” kata Sultan di DPRD DIY, Selasa (22/8/2023).
Menurut Sultan secara keseluruhan belanja APBD 2023 yang semula Rp6 triliun pada rancangan perubahan APBD menjadi Rp5,97 triliun, atau berkurang Rp21,25 miliar atau turun 0,35 persen. Perubahan tersebut terjadi pada belanja operasi, belanja modal, belanja tidak terduga, dan belanja transfer. Sementara terkait pembiayaan menurut Sultan anggaran pembiayaan pada APBD 2023 mengalami penurunan dari Rp249 miliar menjadi Rp161,27 miliar pada rancangan perubahan APBD 2023, atau berkurang Rp.87,72 miliar atau turun 35,23 persen.
Sementara Juru Bicara Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Hifni Muhammad Nasikh menyampaikan anggaran memiliki peran strategis bagi pembangunan daerah. Dia berharap agar seluruh program dan kegiatan yang telah direncanakan pada perubahan APBD 2023 dapat segera direalisasikan. Sehingga rancangan peraturan daerah perubahan APBD 2023 akan memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, menurut Hifni belanja daerah sebagai komponen keuangan daerah dalam kerangka ekonomi makro diharapkan dapat memberikan dorongan atau stimulan terhadap perkembangan ekonomi daerah secara makro dalam kerangka pengembangan yang lebih memberikan efek multiplayer yang lebih besar bagi peningkatan kesejahteraan rakyat. Sementara menurutnya untuk mewujudkan visi DIY, haruslah didukung dengan daya saing yang kuat.
“Kegiatan yang berkaitan dengan pelatihan keterampilan ekonomi pengembangan produk lokal berbasis daerah agar dapat dilaksanakan hingga akhir tahun 2023,” tutupnya.
BACA JUGA: Krisis Air Bersih, Warga Padukuhan di Bantul Ini Kesulitan Mandi dan Minum
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo memilih komunikasi dan pembersihan untuk menekan vandalisme serta sampah visual di sejumlah lokasi.
DPRD DIY bersama Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY menggelar bedah buku Rahasia Sukses Branding UMKM: 16 Rahasia Branding yang Bisa Langsung
Jadwal SIM Keliling Ditlantas Polda DIY 11 September 2026 di Kalurahan Baturetno Bantul, lengkap dengan syarat dan rincian biaya perpanjangan.
Jadwal SIM Keliling Polresta Sleman 11 September 2026 di MPP & Satpas, lengkap dengan syarat dan rincian biaya perpanjangan serta SIM baru.
Jadwal SIM Satlantas Polres Kulonprogo 11 September 2026 di Satpas 1450, lengkap dengan rincian biaya perpanjangan dan pembuatan SIM baru.
Jadwal SIM Keliling Polresta Yogyakarta 11 September 2026 di Alkid, MPP, & Satpas, lengkap dengan rincian biaya perpanjangan dan SIM baru.