Misteri Api Seyegan, UGM Telusuri Dugaan Gas Tanah
UGM teliti fenomena api di Seyegan Sleman, analisis georadar dilakukan untuk mendeteksi kemungkinan gas dalam retakan tanah.
Pembangunan Tol Jogja Solo di Kartasura, Jawa Tengah, Selasa (20/9/2022)./JIBI-Bisnis.com-Himawan L Nugraha
Harianjogja.com, SLEMAN—Sebanyak lima makam di Kalurahan Tirtoadi, Mlati, Sleman bakal terdampak pembangunan tol Jogja-Solo. Pemerintahan Kalurahan berencana memindahkan kelima makam terdampak ke satu area makam yang luas, namun masih menunggu mekanisme relokasi makam yang akan diterapkan.
Rencana pemindahan tersebut disampaikan oleh Lurah Tirtoadi, Mardiharto. Pasalnya empat makam yang ada di Tirtoadi dipastikan kena gusuran pembuangan tol Jogja-Solo seksi 2 paket 2.2B Trihanggo-Junction Sleman. Sementara satu makam lainnya bakal terdampak tol Jogja-Solo seksi 3 Sleman-Kulonprogo. "Semua tanah kas desa, makam semua tanah kas desa," tegas Mardiharto pada Senin (28/8/2023).
Dari empat makam yang terdampak Jogja-Solo seksi 2 paket 2.2B Trihanggo-Junction Sleman, tiga makam di antaranya berada di Padukuhan Kaweden dan satu makam di Padukuhan Ketingan. Surat palilah konstruksi pembangunan tol pada empat tanah kas desa ini telah diberitakan.
Sementara satu makam di Tirtoadi yang terdampak tol Jogja-Solo seksi 3 Sleman-Kulonprogo ada di Padukuhan Rajek Lor. Untuk lokasi ini, surat palilah konstruksi masih belum terbit saat ini.
Meski surat palilah di empat makam telah terbit, Kalurahan masih menunggu proses lebih lanjut tentang mekanisme pemindahan makam. Termasuk perhitungan ganti rugi bangunan, tanaman, pagar, gerbang maupun aset lainnya yang ada di atas tanah kas desa.
"Palilahnya sudah, sudah diberi palilah. Tapi kan di atas tanah itu belum diganti rugi. Artinya kan ada bangunan. Tanah kas desa itu kan ada tanaman, ada [pagar dan lain-lain]," ungkapnya.
Sejatinya calon lokasi pemindahan makam telah ada. Hanya saya kini Mardiharto masih menunggu izin alih fungsi, dari lahan tanah kas desa peruntukan untuk pertanian menjadi lahan tanah kas desa untuk pemanfaatan pemakaman. "Baru kemarin suruh mengurus, jadi ini proses," katanya.
Rencananya, sejumlah makam terdampak tol Jogja-Solo di Tirtoadi akan dipindah dalam satu areal pemakaman besar. "Satu areal makam [dipindahkannya]. Nanti kan ditata, kalau ditata itu pindah di situ kalau bisa lebih bagus. Lebih bagus, kita harapannya gitu. Bukan hanya asal dipindah," katanya.
BACA JUGA: BPBD DIY Bersiap Hadapi Kekeringan hingga Januari 2024
Sebelumnya Carik Kalurahan Tirtoadi M. Ridwan mengatakan ada sejumlah makam terdampak tol di Tirtoadi. Akan tetapi Ridwan mengaku belum mendapat kepastian tentang mekanisme pemindahan makam tersebut. Meski demikian calon tanah untuk relokasi makam telah disiapkan dengan luasan 1200 meter persegi.
"Proses pemindahan dan sebagainya, mekanismenya seperti apa belum ada. Kalau di palilah yang memindahkan adalah yang menggunakan," jelasnya.
Di sisi lain, PPK pembebasan lahan tol Jogja-Solo, Dian Ardiansyah menuturkan terbitnya palilah membuat kontruksi sudah bisa dilaksanakan. Termasuk relokasi makam.
"Kami harus merundingkan secara detail, pemindahan itu seperti apa. Karena harus disediakan dulu tanahnya [relokasi]. Semua makam akan kami pindahkan. Misalnya, di sana ada 10 makam, ya nanti semuanya akan kami pindahkan dan akan kami kuburkan kembali," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UGM teliti fenomena api di Seyegan Sleman, analisis georadar dilakukan untuk mendeteksi kemungkinan gas dalam retakan tanah.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Lima peserta SPPI meninggal saat pelatihan bela negara. Pengamat mendesak investigasi independen dan audit total sistem pelatihan.
Manchester City resmi menunjuk Enzo Maresca sebagai pelatih kepala hingga 2029. Mantan asisten Pep Guardiola itu menghadapi tantangan besar menjaga dominasi The
Pemkab Kulonprogo berencana menghidupkan kembali Alwa GERR Nostalgia di Alun-alun Wates untuk menggerakkan UMKM, budaya, dan hiburan masyarakat.